Dikritik, Cara Chelsea Tangani Cedera Thibaut Courtois

20

Kiper Chelsea Thibaut Courtois telah dinyatakan sehat, tapi cara Chelsea menangani cedera kipernya itu dikritik. Kiper asal Belgia itu telah menjalani pemeriksaan kepada di rumah sakit dan dinyatakan baik-baik saja dan tidak menderita cedera kepala parah seperti dikuatirkan semula. Courtois memerlukan pengobatan di lapangan untuk benturan di kepala setelah tabrakan di menit ke-10 babak pertama […]

Liga Inggris  - Dikritik, Cara Chelsea Tangani Cedera Thibaut Courtois

Kiper Chelsea Thibaut Courtois telah dinyatakan sehat, tapi cara Chelsea menangani cedera kipernya itu dikritik.

Kiper asal Belgia itu telah menjalani pemeriksaan kepada di rumah sakit dan dinyatakan baik-baik saja dan tidak menderita cedera kepala parah seperti dikuatirkan semula.

Courtois memerlukan pengobatan di lapangan untuk benturan di kepala setelah tabrakan di menit ke-10 babak pertama dengan dengkul pemain depan Arsenal, Alexis Sanchez. Ia kemudian ditarik keluar menit ke-25 untuk perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Sebuah pernyataan klub Chelsea yang dikeluarkan pada hari Senin menyatakan, “Chelsea Football Club dapat memastikan Thibaut Courtois pergi ke rumah sakit selama pertandingan Liga Premier kami melawan Arsenal kemarin (Minggu) untuk tes pencegahan pada cedera kepala. Tes tersebut memperlihatkan semua baik-baik saja.”

“Thibaut dirawat karena luka kecil di telinga dan keluar dari rumah sakit tadi malam. Dia diperkirakan akan melapor untuk tugas internasional (dengan Belgia) akhir pekan ini.”

Headway, sebuah yayasan cedera otak di Inggris, telah mempertanyakan penerapan peraturan Liga Premier, menyusul dibiarkannya Courtois bermain selama 15 menit sesudah benturan terjadi.

Premier League sendiri merasa bahwa aturan sudah diterapkan dengan benar.

Tapi CEO Headway, Peter McCabe, memberi pernyataan pada situs webnya, “Aturan baru yang diperkenalkan musim ini dirancang untuk memastikan tidak ada risiko terhadap kesehatan para pemain.”

“Mereka dengan jelas menyatakan bahwa ‘Jika ada kecurigaan pemain mengalami gegar otak, mereka harus dikeluarkan dari lapangan permainan, dan tidak diizinkan untuk kembali.”

“Kejadian ini menimbulkan pertanyaan apakah aturan ini bekerja secara efektif. Sulit untuk memahami bagaimana gegar otak tidak dicurigai menyusul benturan yang memuakkan itu.”

Courtois ditarik dari lapangan hanya setelah darah mengalir keluar dari telinganya.

McCabe mengakui sulitnya membuat penilaian dari tayangan televisi, tapi mempertanyakan mengapa “pendekatan keamanan” tidak diterapkan.

Dia menambahkan: “Pendarahan dari satu atau kedua telinga adalah salah satu gejala yang memerlukan kunjungan langsung ke rumah sakit setelah terjadinya cedera kepala.”

“Fakta bahwa perdarahan hanya menjadi jelas 15 menit setelah cedera juga menunjukkan bahwa cedera gegar otak berkembang secara perlahan dan itulah sebabnya mengapa pendekatan keamanan harus diambil padasemua cedera kepala.”

Setelah muncul konfirmasi bahwa ia baik-baik saja, Courtois bercuit di Twitter: “Terima kasih untuk semua pesan. Saya sudah merasa lebih baik. Sekarang saya akan beristirahat untuk pulih dan kembali ke lapangan segera setelah kemenangan besar kemarin!”