Eks Manajer Southampton Merasa Kurang Dihargai di Liga Inggris

119

Claude Puel merasa dirinya kurang diapresiasi di Southamton dan mempertanyakan alasan klub itu memecat dirinya.

Liga Inggris  - Eks Manajer Southampton Merasa Kurang Dihargai di Liga Inggris

Berita Liga Inggris – Mantan manajer Southampton Claude Puel merasa pemecatan dirinya bukan karena alasan sepak bola, dan ia bersikukuh telah melakoni musim yang bagus.

Claude Puel yakin dirinya telah berbuat semaksimal mungkin di Southampton meski pada petinggi klub memecat dirinya pada Rabu (14/06) pekan lalu.

Pemecatan tersebut membuat pelatih asal Prancis ini hanya melakoni satu musim di Liga Inggris dan sukses menghantarkan The Saints duduk di peringkat ke-8 klasemen akhir dan masuk ke final Piala Liga.

Sayangnya kritikan dari para suporter atas penerapan taktik yang dirasa kurang pas dan juga adu argumen dengan para pemain di lapangan latihan, diyakini menjadi latar belakang pemecatan pria berusia 55 tahun itu.

Sementara itu Claude Puel merasa dirinya kurang diapresiasi di St Mary’s namun mengaku menikmati pengalaman melatih klub Inggris.

Padahal Ia mengaku dirinya berkomitmen penuh di Southampton, sampai-sampai menolak semua rayuan dari klub-klub Eropa lainnya pada penutupan musim.

“Saya tetap berfikiran positif. Southampton melakoni musim yang sangat bagus. Saya bisa menemukan dunia sepak bola berbeda, para fans dan para pemainnya, ini sungguh bagus,” ujar Puel pada Telefoot.

“Bisa terjadi adanya kesalah-pahaman. Saya rasa kepergian saya lebih dari sekedar alasan olahraga semata.”

“Perpisahan ini datang sedikit terlambat. Saya tidak tahu sama sekali (karir selanjutnya). Ada beberapa tawaran yang tersedia. Saya membutuhkan proyek kecil yang bagus, untuk merasa baik dan diapresiasi.”

“Saya mendapatkan banyak tawaran dalam satu bulan, tapi saya belum berbicara dengan pihak manapun karena saya masih terikat kontrak (dengan Southampton) dan saya ingin menghargai kontrak yang ada.”

Saat ini tersiar kabar Mauricio Pellegrino akan menjadi suksesor Puel di Stadion St Mary’s, setelah memutuskan untuk meninggalkan Deportivo Alaves.

Di bawah asuhan Pellegrino, Alaves pernah mengalahkan FC Barcelona di kandang dan juga mampu masuk final Copa del Rey, yang kemudian dikalahkan oleh Barca.