Gagal Total Bersama Chelsea, Pedro Rodriguez Hibur Diri Sendiri

  • Pedro Rodriguez mensyukuri kegagalan Chelsea yang hampir terperosok ke jurang degradasi Premier League musim lalu. Pengalaman suram itu dianggap Pedro sebagai kesempatan menguji dirinya menjadi lebih kuat. Selama merumput bersama raksasa Spanyol, Barcelona, Pedro Rodriguez kerap mencicipi kemenangan bahkan banyak gelar juara. Situasi anomali justru dialami Pedro saat berkostum Chelsea musim 2015-2016. Hegemoni yang biasa dirasa […]

Pedro Rodriguez mensyukuri kegagalan Chelsea yang hampir terperosok ke jurang degradasi Premier League musim lalu. Pengalaman suram itu dianggap Pedro sebagai kesempatan menguji dirinya menjadi lebih kuat.

Selama merumput bersama raksasa Spanyol, Barcelona, Pedro Rodriguez kerap mencicipi kemenangan bahkan banyak gelar juara. Situasi anomali justru dialami Pedro saat berkostum Chelsea musim 2015-2016.

Hegemoni yang biasa dirasa Pedro bersama Barcelona, tak lagi ia nikmati dengan Chelsea. Tak heran, Pedro menyebut musim pertama di Stamford Bridge sebagai musim yang aneh.

Meski begitu, Pedro tak menyesal memutuskan bergabung dengan The Blues. Malahan pemain Spanyol itu mencoba menghibur diri sendiri dengan mensyukuri musim gagal totalnya dengan Chelsea.

Karena dengan seringnya mengalami kekalahan, menurut Pedro, dirinya akan semakin diuji dan semakin kuat. Ujian ini tentu hampir tak pernah ia alami dengan Barcelona.

“Ya, semua pengalaman tersebut membantu saya menjadi pribadi yang lebih kuat. Saya tidak pernah mengalami situasi seperti itu di klub yang punya banyak pemain hebat. Namun hal tersebut banyak membantu saya menjadi pemain yang lebih kuat secara mental dan bisa bersaing dengan baik. Premier League adalah liga yang kuat. Semua bermain di level tinggi dan itu membantu saya menjadi lebih kuat,” papar Pedro pada Mundo Deportivo.

Pemain bertubuh kecil ini menjelaskan, ia harus menyesuaikan diri dengan berbagai macam budaya dan kebiasaan di Inggris. Apalagi di atas lapangan saat The Blues tampil mengecewakan.

“Awalnya sulit, karena memang perubahan adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan di awal. Bagi saya, keluarga, kami harus memulai semua dari awal dan menyesuaikan diri dengan liga baru, tim baru, rekan baru, dan ini semua tidak mudah. Namun ada banyak yang membantu dan memberikan saya semangat,” ungkap Pedro. 

Meski musim 2014-2015 tampil sebagai juara, akan tetapi Chelsea bermain melempem musim ini. Diego Costa dkk hanya finish di peringkat 10 klasemen akhir Premier League. Bahkan, Chelsea hampir terperosok ke jurang degradasi.

“Tetapi kami tidak sabar menantikan musim depan dan membuat Chelsea menjadi tim yang lebih baik,” pungkas Pedro.