Guardiola Ogah Diunggulkan Karena Kegagalan di Musim Lalu

Josep Guardiola kurang antusias dengan predikat kandidat juara Liga Inggris yang disematkan ke Manchester City.

Josep Guardiola

Pelatih Pep Guardiola meminta anak asuhnya untuk tidak lengah musim ini setelah Manchester City sekali lagi disebut-sebut sebagai unggulan juara Liga Inggris.

Di bursa transfer The Citizen mengelontorkan total dana belanja sebesar Rp 3,4 Triliun untuk membeli lima amunisi baru demi memperbaiki lini pertahanan dan tengah.

Keaktifan di bursa transfer itu sebagai jawaban atas kegagalan di musim lalu, yang membuat Guardiola gagal meraih piala liga domestik untuk pertama kalinya di musim perdana, setelah sebelumnya sukses menjadi juara di musim-musim pertamanya di Liga Spanyol dan Liga Jerman.

Dengan uang yang dikeluarkan di musim panas ini, sekali lagi Manchester City menjadi salah satu unggulan menjadi juara namun Pep Guardiola enggan dengan sebutan itu.

“Musim lalu kami menjadi favorit juga dan mengakhiri musim dengan 15 poin di belakang (Chelsea),” ujar Guardiola pada konferensi pers jelang laga versus Brighton & Hove Albion pada Sabtu (12/08) malam WIB.

“Musim lalu dalam konferensi pers pertama kami pun menjadi unggulan. Jadi tidak ada yang berubah. Saya pun percaya diri di musim lalu.”

“Tekanannya sama seperti yang saya rasakan di musim lalu. Kami di sini untuk memenangkan banyak laga dan meraih banyak titel. Sebuah kegagalan besar hanya membutuhkan satu pekan (bermain buruk) saja.”

“Saya jujur dengan pekerjaan saya. Saya akan melakukan yang terbaik seperti musim lalu. Jika klub memutuskan (untuk memecat saya), maka kami akan mencari solusi.”

“Saya merasakan tekanan yang sama seperti pertama kali tiba di Barcelona. Orang-orang berkata pada konferensi pers (pertama) bahwa kami unggulan. Kami harus menerima dan hidup dengan itu. Kami akan lihat apa yang terjadi di akhir musim, dengan mengetahui seberapa sulit liga di musim ini,” kata pelatih kepala berkepala plontos itu, seperti dikutip dari FourFourTwo.

Menghadapi tim yang baru promosi, Pep Guardiola enggan untuk jumawa dan meremehkan sebab ia sadar laga nanti akan sangat sulit.

“Berdasarkan pengalaman saya, di awalan musim tim-tim selalu sulit ditaklukkan. Kami sudah berdiskusi dan saya pun melihat seberapa sulit liga di musim lalu. Setiap pertandingan seperti pertarungan.”

“Tidak peduli tim papan atas atau papan bawah. Empat, lima atau enam pertandingan pertama sangat sulit, khususnya di laga tandang. Laga nanti tidak akan mudah tapi kami bertekad untuk memenangkannya.”

Sepakbola.cc