Guardiola Ungkap Alasan Cadangkan Sergio Aguero

Sepakbola – Sergio Aguero tak dimainkan sebagai starter saat Manchester City bertandang ke West Ham United Kamis (2/2) WIB. Pelatih Pep Guardiola punya alasan.

Liga Inggris  - Guardiola Ungkap Alasan Cadangkan Sergio Aguero

Gilabola.com – Sergio Aguero tak dimainkan sebagai starter saat Manchester City bertandang ke West Ham United Kamis (2/2) WIB. Pelatih Pep Guardiola punya alasan.

Dalam laga Premier League kontra West Ham United di Stadion London dini hari WIB tadi, Guardiola mempercayakan trio muda Gabriel Jesus (19 tahun), Leroy Sane (21 tahun) dan Raheem Sterling (22 tahun) di barisan penyerang. Sementara Sergio Aguero duduk manis di bangku cadangan.

Muncul spekulasi kalau Guardiola sudah mulai merancang tim idealnya untuk musim depan. Trio muda tadi diperkirakan akan menjadi andalannya di lini penyerangan musim depan, dan Aguero secara perlahan mulai ditepikan.

Keputusan Guardiola memainkan tiga anak muda itu ternyata berbuah hasil manis. City sukses mencukur West Ham dengan skor telak 4-0. Hebatnya, penyerang anyar Gabriel Jesus mencetak satu gol, di menit ke 39, dan satu assist. Tiga gol lainnya disumbangkan oleh Kevin De Bruyne (17), David Silva (21), dan Yaya Toure (67-penalti).

Dalam jumpa pers seusai pertandingan Guardiola membeberkan alasan kenapa dia tidak memainkan Sergio Aguero sebagai starter. Penyerang asal Argentina tersebut baru dimainkan pada menit ke-73 untuk menggantikan Raheem Sterling.

“Saya duduk bersama staf saya dan mengambil keputusan berdasarkan penampilan terakhir. Saya pribadi lebih menyukai pemain yang sebisa mungkin terlibat dalam pertandingan,” ungkap Guardiola ketika ditanya kenapa Aguero tak jadi starter.

Saat ditanya apakah Aguero selanjutnya akan tergeser menjadi pemain cadangan? Secara tegas Guardiola menampik hal itu. “Tidak!” jawabnya singkat.

Di kesempatan itu, mantan pelatih Barcelona ini juga tanpa ragu memuji penampilan Gabriel Jesus. Pemain asal Brasil ini menjadi pemain pertama yang sukses mengemas gol dan assist dalam penampilan perdana sebagai starter di Premier League.

“Gabriel Jesus merupakan petarung dengan insting mencetak gol. Dia juga bagus dalam memberikan assist,” kata Guardiola. “Kami memainkan tiga pemain depan dengan rata-rata usia 20 tahun. Mereka adalah masa depan klub,” jelasnya dengan mengacu pada penampilan Leroy Sane, Raheem Sterling dan Gabriel Jesus di laga ini.