Happy Birthday, Steven Gerrard!

13

  Hari ini, 30 Mei 2014, adalah hari ulang tahun ke-34 kapten timnas Inggris sekaligus kapten Liverpool, Steven Gerrard. Lahir tahun 1980, kita harus mengingat ulang tahunnya secara khusus karena dengan usia 34 tahun saat ini, ada kemungkinan Gerrard sudah tak lagi masuk skuad The Three Lions di ajang World Cup 2018 di Rusia. Saat itu […]

Liga Inggris  - Happy Birthday, Steven Gerrard!

 

Hari ini, 30 Mei 2014, adalah hari ulang tahun ke-34 kapten timnas Inggris sekaligus kapten Liverpool, Steven Gerrard.

Lahir tahun 1980, kita harus mengingat ulang tahunnya secara khusus karena dengan usia 34 tahun saat ini, ada kemungkinan Gerrard sudah tak lagi masuk skuad The Three Lions di ajang World Cup 2018 di Rusia. Saat itu ia sudah 38 tahun, cukup uzur untuk ukuran pemain bola.

Gerrard adalah satu dari sedikit pesepakbola yang handal. Posisinya sebagai kapten The Reds dan timnas nasional Inggris memperlihatkan hal itu, selain fakta bahwa ia sudah 475 kali membela seragam merah, dan 109 kali membela bendera Union Jack di ajang internasional. Sudah 111 gol bersama The Kop, dan 21 gol bersama sang Tiga Singa.

Steven George Gerrard, begitulah nama lengkapnya, memulai karir di usia 17 bersama tim junior Liverpool. Catatan sejarah menunjukkan, kala itu prestasinya tidak gemilang. Gugup dan banyak berbuat kesalahan adalah apa yang dikenang orang dari Gerrard muda. Untungnya, manajemen menaruh kepercayaan padanya, bahwa suatu hari ia akan berubah. Ia membayar kepercayaan itu perlahan-lahan, masuk tim senior tahun 1998 dan akhirnya diberi posisi wakil kapten pada tahun 2002 (usia 22 tahun), dan kapten setahun kemudian, menggantikan salah satu legenda Anfield lainnya, Sami Hyypiä.

Kalau kita bicara Steven Gerrard, kita tidak bisa menutupi fakta bahwa ia sudah bermain sebegitu lamanya untuk Liverpool, tanpa pernah pindah ke klub lain. Ia termasuk pemain yang setia pada satu klub saja. Istilahnya dalam dunia bola adalah “one-club men”. Gerrard bukan yang paling senior di situ sih. Tercatat sejak masuk tim senior Liverpool ia sudah 16 tahun dan 475 laga bersama The Reds.

Di antara sejumlah nama yang lebih lama daripada Gerrard menjadi “one-club men” terdapat nama Francesco Totti, pemain timnas Italia dan AS Roma, Paolo Maldini (AC Milan), dan Rogério Ceni, kiper Brasil dan klub São Paulo. Di Premier League, Gerrard  juga masih kalah lawan dua legenda Man United:

  • Paul Scholes, yang sudah bermain selama 20 tahun dan 499 laga sebelum pensiun di tahun 2013;
  • Ryan Giggs, yang main selama 24 tahun dan 672 laga, dan baru saja menyatakan pensiun beberapa pekan silam

Sebenarnya pernah ada satu titik dalam hidup Gerrard ketika ia nyaris pindah klub. Kesetiaannya diuji saat itu karena musim 2003-2004 berlalu tanpa trofi sama sekali. Ia mengakui tidak bahagia dengan kemajuan klub dan berminat untuk melihat kemungkinan lain. Kala itu beredar gosip ia akan dibajak ke Chelsea. Namun pada akhirnya ia menolak tawaran 20 juta pound (Rp 388 milyar saat ini) dan bertahan di Anfield.

Godaan kedua adalah ketika baru saja memenangkan Piala Champions di Atatürk Stadium di Istanbul, Turki pada 25 Mei 2005 melalui sebuah adu penalti melawan AC Milan. Saat itu The Reds ketinggalan 0-3 dan kemudian dalam waktu 6 menit saja di babak kedua menyamakan posisi 3-3  melalui gol-gol Steven Gerrard, Vladimír Šmicer dan Xabi Alonso. Dalam adu penalti, Liverpool menang 3-2.

Gerrard kala itu menolak tawaran gaji dari manajemen Anfield sebesar 100.000 pound per minggu (setara Rp 1,9 milyar), meski melontarkan sebuah ungkapan yang sangat dikenang fans, “Bagaimana mungkin saya pergi (dari klub) setelah mengalami malam seperti ini?”

Hal lain yang menyentuh adalah, peristiwa tragedi Hillsborough tahun 1989 ketika ia masih anak-anak. Tragedi ini terjadi pada laga semifinal Piala FA antara Liverpool vs Nottingham Forest. Polisi membiarkan ribuan supporter masuk stadion tanpa memperhitungkan kapasitas terowongan. Akibatnya terjadi dorong mendorong dan tercatat 96 mati dan 766 orang lainnya luka-luka. Salah satu sepupu Steven Gerrard yang bernama  Jon-Paul Gilhooley meninggal dunia dalam tragedi itu. Dalam otobiografinya, Gerrard: My Autobiography, di halaman terakhir ia menuliskan,  “I play for Jon-Paul.”

Kini, menghadapi Brasil, Gerrard lebih concern terhadap nasih sesama pemain The Kop, Luis Suarez yang baru saja menjalani operasi lutut dan diperkirakan tidak akan bisa turun melawan Inggris pada laga 19 Juni.

Gerrard mengatakan sebagai kapten tim, “Dari sudut pandang yang benar-benar egoistis, apakah akan sangat membantu Inggris jika Luis Suarez tidak bisa main? Tentu saja itu akan sangat membantu.”

“Tapi memahami Luis sebagai teman dan rekan setimnya di Liverpool, saya tahu bahwa kehilangan kesmepatan main Piala Dunia benar-benar akan membunuhnya. Dia seorang pejuang dan dia akan melakukan semua yang dia bisa untuk menjadi bugar!”

Inggris berada dalam grup yang cukup sulit bersama dengan Italia, Uruguay, dan Kosta Rika. Kepemimpinan dan skill Gerrard akan sangat dibutuhkan tim. Sejak bergabung tahun 2000, ia sudah ikut serta dalam 6 turnamen besar, termasuk Euro Cup dan Piala Dunia.

Secara statistik, pemain kelahiran 30 Mei 1980 ini adalah salah satu pemberi umpan terbanyak di musim ini. Gerrard hanya kalah dari Samir Nasri, Eden Hazard and Luis Suarez. Sementara itu sebagai pemain bertahan, kemampuan memenangkan tekel, mencegat umpan lawan, dan memblok tendangan setara dengan Andrea Pirlo, Sergio Busquets dan Fernandinho, serta unggul atas Yaya Toure.