Hummels Akui Hampir Saja Gabung MU

Berita Bola – Mats Hummels mengungkapkan dirinya hampir bergabung dengan Manchester United saat Louis van Gaal duduk sebagai pelatih.

Matt Hummels

Liga Inggris  - Hummels Akui Hampir Saja Gabung MU

Berita Bola – Mats Hummels mengungkapkan dirinya hampir bergabung dengan Manchester United saat Louis van Gaal duduk sebagai pelatih.

Mats Hummels mengakui bahwa dirinya cukup dekat pindah menuju Old Trafford pada tahun 2014 silam. Selain Manchester United, salah satu klub dari Spanyol juga ia sebut melakukan pembicaraan dengan pihaknya namun tidak ada kesepakatan yang kongkret.

Meski demikian, bek berusia 27 tahun itu tidak memberikan alasan secara rinci mengapa dirinya batal bergabung dengan United. Hummels sendiri pada akhirnya kembali bergabung dengan Bayern Munchen pada musim panas lalu.

“Ya, hampir terjadi kesepakatan,” ujar Hummels kepada Daily Mail. “Ya, ya, itu hampir terealisasi. Ada pembicaraan sebelumnya, beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memberikan penawaran. Saya memiliki tawaran dari Inggris dan salah satu dari tiga klub raksasa Spanyol.”

“Ketertarikan dari Spanyol sangat tidak cocok. Saya tidak menyukai cara seperti itu. Tidak seperti ketertarikan dari Inggris. Van Gaal menginginkan saya namun dia bukanlah satu-satunya. Meski begitu, semakin sulit bagi saya saat ini untuk bermain di Inggris. Saya akan berusia 28 tahun bulan depan dan saya sudah menandatangani kesepakatan lima tahun di Bayern Munchen.”

Selain itu Hummels merasa bahwa kesuksesan yang diraihnya bersama Dortmund tidak mungkin terjadi tanpa Jurgen Klopp sebagai pelatih mereka saat itu. Hummels merasa hubungannya dengan Klopp sangat kuat dan ia juga mendukung Liverpool yang saat ini dilatih Klopp.

“Kami tidak akan meraih kesuksesan seperti saat itu dengan pelatih lain di Dortmund, tidak mungkin,” lanjutnya. “Dia (Klopp) sangat emosional. Sepanjang waktu, begitu juga di sesi latihan. Dia tidak bisa tenang. Seberapa intens? Setiap hari? 100% ! Hal terpenting adalah ketika dia berpikir dia sudah membuat sebuah kesalahan, dia bisa benar-benar meminta maaf kepada seorang pemain, apakah itu pembicaraan pribadi ataupun di depan seluruh tim.”

“Jika dia telah mengatakan sesuatu yang tidak pantas, dia menyadarinya setelah itu. Dia tidak mengambil hal-hal tersebut secara pribadi. Dia tidak pernah seperti ‘Saya tidak akan pernah memaafkanmu karena kesalahan ini!’ Hubungan yang saya miliki dengan dirinya benar-benar penting.”

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya adalah seorang pendukung Liverpool. Saya tidak memiliki klub yang saya dukung di Inggris. Saya hanya ingin Klopp meraih kemenangan, itu saja. Jika dia melatih tim lain, maka saya akan mendukung mereka. Saya hanya bersorak untuk Klopp.”

Sepakbola.cc