Ilkay Gundogan: Satu Kali Kalah Tak Ganggu Man City

Satu kekalahan tak akan ganggu kestabilan Manchester City dalam raih gelar juara, demikian ungkap Ilkay Gundogan.
Satu kekalahan tak akan ganggu kestabilan Manchester City dalam raih gelar juara, demikian ungkap Ilkay Gundogan.

Ilkay Gundogan tegaskan, satu kekalahan yang dialami Manchester City di Premier League musim ini tak akan ganggu kestabilan mereka untuk raih gelar juara.

Gelandang asal Jerman itu katakan, Manchester City akan menyerap pelajaran dari 10 menit yang mengerikan saat mereka kebobolan tiga gol akibat kesalahan mereka sendiri di laga melawan Liverpool. Dalam pertandingan itu sendiri, the Citizens kalah 3-4.

Gundogan berharap, Manchester City yang masih bisa amankan posisinya di puncak klasemen dengan keunggulan 12 poin, bangkit kembali ke jalur kemenangan saat hadapi Newcastle United di Etihad pada Sabtu (20/1) mendatang.

“Kami sendiri yang jadi penentu, apakah kami akah meraih gelar di akhir musim. Masih ada selisih poin yang cukup aman, tapi tentu saja masih banyak laga yang harus dimainkan. Kami perlu belajar dari 10 menit kebobolan oleh Liverpool, tapi saya yakin kami akan bangkit kembali dan hampir tak mungkin tim lain hentikan kami,” ujar Gundogan.

Advertisement

“Kami harus menerima kekalahan ini, meski tidak mudah. Sayangnya, 10 menit sudah cukup bagi Liverpool untuk memenangkan pertandingan,” tambahnya.

“Kami kebobolan tiga gol karena kesalahan kami sendiri. Itu tidak perlu dilakukan. Hal yang baik adalah, kami telah mencoba. Bahkan pada saat itu, untuk mainkan permainan kami, tapi sayangnya kami tidak 100 persen di sana,” ujar Gundogan.

“Ini memalukan karena saya pikir kami tidak bermain buruk. Setelah kebobolan gol pertama, kami mendominasi babak pertama dan bahkan lebih dominan di awal babak kedua. Namun gol kedua mengubah permainan”.

“Manajer mengatakan hampir tidak mungkin melewati musim tak terkalahkan dan hari itu akan tiba saat kami kalah. Dia tidak senang dengan reaksi kami setelah tiga gol tersebut dalam 10 menit”.

“Kami tidak merasa seolah-olah kami pantas kalah sehingga rasanya agak aneh. Tapi hari itu telah tiba, kita perlu menghadapinya dan bersiap untuk menghadapi Newcastle pada hari Minggu (21/1) nanti,” pungkasnya.