Ini Kelemahan Terbesar Manchester City Musim Ini

20

Berita Bola – Ambisi Manchester City untuk memenangi trofi Liga Primer di musim 2016/17 ini cukup sulit terwujud karena satu kelemahan ini.

Liga Inggris  - Ini Kelemahan Terbesar Manchester City Musim Ini

Liga Inggris  - Ini Kelemahan Terbesar Manchester City Musim Ini

Berita Bola – Ambisi Manchester City untuk memenangi trofi Liga Primer di musim 2016/17 ini cukup sulit terwujud karena satu kelemahan ini.

Manurut mantan pemain Chelsea yang kini jadi pengamat sepak bola, Ray Wilkins, sektor terlemah yang dimiliki tim besutan Pep Guardiola di musim ini adalah di posisi penjaga gawang. Menurut Wilkins, performa Claudio Bravo tidak lebih baik dari Joe Hart yang sudah dibuang ke Torino oleh Guardiola.

Salah satu bukti kelemahan Bravo terlihat pada statistik cleansheet. Dalam 10 laga yang dilakoni mantan kiper Barcelona asal Chile ini, hanya tiga kali dia melakukan cleansheet alias tanpa kebobolan. Blunder paling parahnya adalah ketika City dikalahkan Barcelona 4-0 di ajang Liga Champhions di Camp Nou pada 20 Oktober lalu.

“Manchester City menjadi tim pesaing, namun Bravo menjadi penjaga gawang yang cukup rentan untuk mereka,” kata Wilkins, seperti dilansir Skysports.

“Saya pikir Bravo juga menyebabkan masalah dan saat ini muncul keraguan kepadanya. Bagi saya, dia tidak lebih baik dari Joe Hart,” tambah Wilkins.

Bravo akan mendapatkan ujian berat saat Manchester City menjamu Chelsea dalam lanjutan Liga Primer, Sabtu (3/12) ini. Laga ini sangat penting bagi kedua tim dalam perebutan posisi teratas. Chelsea saat ini masih memimpin di puncak klasemen dengan nilai 31, unggul satu poin atas Liverpool dan Manchester City yang berada di posisi kedua dan ketiga.

Sudah pasti barisan penyerang Chelsea akan memanfaatkan betul kelemahan Bravo di bawah mistar gawang guna menuai kemenangan dalam laga pekan ke 13 ini nanti.

Sepanjang sejarah, kedua tim bertemu sebanyak 140 kali. Chelsea lebih dominan dengan mencatat 55 kemenangan, sedangkan Mancester City memenangi 47 pertemua, 38 laga lainnya berakhir imbang.