Jika Tak Ada Teknologi Ini, Mungkin Liverpool-Chelsea Berakhir Seri 1-1

7

Gary Cahill menjadi pemeran utama dua adegan penting selama 15 menit pertama laga di Anfield. Bola tembakan Emre Can yang memantul di tubuhnya dan melewati Thibaut Courtois menjadi gol pembuka Liverpool, sebelum akhirnya dia juga yang menyamakan skor di ujung lain lapangan, berkat intervensi teknologi garis gawang. Liverpool memimpin di menit kesembilan setelah kick-off, tapi Chelsea merespon […]

Jika Tak Ada Teknologi Ini, Mungkin Liverpool-Chelsea Berakhir Seri 1-1 - berita Liga Inggris Xtra Time

Gary Cahill menjadi pemeran utama dua adegan penting selama 15 menit pertama laga di Anfield.

Bola tembakan Emre Can yang memantul di tubuhnya dan melewati Thibaut Courtois menjadi gol pembuka Liverpool, sebelum akhirnya dia juga yang menyamakan skor di ujung lain lapangan, berkat intervensi teknologi garis gawang.

Liverpool memimpin di menit kesembilan setelah kick-off, tapi Chelsea merespon dengan baik, menyamakan kedudukan hanya lima menit kemudian.

Simon Mignolet awalnya bertindak cepat dengan menyelamatkan sundulan John Terry, tapi Cahill menendang bola muntah ke arah gawang, menembak kembali ke arah kiper Belgia itu.

Mignolet tampaknya telah menangkap bola secara aman tapi teknologi garis gawang memastikan bahwa usaha Cahill sudah melewati batas garis gawang. Skor pun berubah 1-1.

 

Untuk sesaat manajer Chelsea Jose Mourinho pun ragu-ragu apakah gol sudah terjadi. Lihat mimik mukanya waktu diberitahu stafnya bahwa gol sudah terjadi.  

 

Laga itu sendiri berakhir dengan skor 1-2 untuk Chelsea, hasil gol terakhir oleh Diego Costa.