Mourinho Sebut Pemain MU Ketiduran Lawan Fenerbahce

  • Manajer Manchester United Jose Mourinho kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kekecewaan atas penampilan buruk timnya di kandang Fenerbahce.

Jose Mourinho Manchester United

Liga Inggris  - Mourinho Sebut Pemain MU Ketiduran Lawan Fenerbahce

Manajer Manchester United Jose Mourinho kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kekecewaan atas penampilan buruk timnya di kandang Fenerbahce.

Mourinho menyebut para pemain MU tertidur menghadapi tim tuan rumah yang tampil penuh semangat. Selain itu dia juga menyindir performa timnya yang bermain layaknya di laga ujicoba pra musim, sedangkan Fenerbahce bermain seperti di final Liga Champions.

Dalam pertandingan tandang Grup A Liga Europa tersebut, Jumat (4/11) dini hari WIB, Manchester United menyerah 1-2 kepada tim tuan rumah. Fenerbahce langsung unggul 2-0 lewat gol cepat Moussa Sow di menit ke dua, dan gol hasil tendangan bebas Jeremain Lens di menit 59.

Manchester United yang mendominasi penguasaan bola sejak menit-menit awal, namun tumpul dalam finishing, hanya mampu memperkecil ketinggalan jadi 1-2 lewat gol Wayne Rooney di menit ke 59.

Pada pertemuan di Old Trafford dua pekan lalu, MU berhasil menang mudah dengan skor 4-1. Waktu itu, MU tampil luar biasa. Sebaliknya saat bermain di Turki dinihari tadi, Wayne Rooney dan kawan-kawan tampil melempem.

“Mereka (Fenerbahce) bermain seperti di final Liga Champions, tapi kami bermain seperti di laga persahabatan musim panas,”¬†unkap Mourinho menggambarkan perbedaan penampilan kedua tim dalam laga tadi.

“Ketika di Old Trafford, ¬†kami bermain bagus dan dengan mudah mengalahkan mereka, tapi ketika Anda datang ke Turki, ini benar-benar berbeda.”

“Kami seperti tertidur di awal pertandingan. Sebaliknya Fenerbahce langsung tancap gas di 100mph. Kami benar-benar start dengan lambat,” jelas Mourinho.

Mourinho tidak memungkiri bahwa kekalahan ini pun terjadi karena mereka kehilangan dua bek tengah Eric Bailly dan Chris Smalling, yang absen karena cedera. Posisi mereka digantikan oleh Daley Blind dan Marcos Rojo, yang dua-duanya adalah bek sayap kiri. “Kami terpaksa bermain dengan dua bek sayap kiri di posisi center back,” ungkap Mourinho.

Mantan pelatih Chelsea ini juga mengatakan kalau timnya layak kalah karena bermain jauh di bawah harapan, baik dari sisi fisik maupun psikis.

“Saya pikir kami tidak pantas (untuk menang). Fenerbahce memainkan permainan emosional dan mereka layak mendapatkannya,” jelasnya.