Jose Mourinho Mengaku Berjudi di Laga Versus Newcastle United

Walau berhasil mengalahkan Newcastle United di Old Trafford, Jose Mourinho menyadari adanya masalah di lini depan Manchester United.

Jose Mourinho saat memainkan bintang muda Manchester United, Marcus Rashford dan Anthony Martial, di laga Liga Inggris melawan Newcastle United.
Jose Mourinho saat memainkan bintang muda Manchester United, Marcus Rashford dan Anthony Martial, di laga Liga Inggris melawan Newcastle United.

Manajer klub Liga Inggris, Jose Mourinho, merasa keputusannya untuk memainkan Marcus Rashford dan Anthony Martial di laga lawan Newcastle United membuat pertahanan Mancherster United sedikit terbuka.

The Red Devils sukses meraih tiga poin untuk terus menempel Manchester City setelah menang 4-1 versus The Magpies. Di laga tersebut Dwight Gayle membuat tim tamu bersorak gembira di menit 14, namun Anthony Martial mampu menyamakan kedudukan di menit 37.

Menjelang turun minum Chris Smalling membawa United unggul melalui sundulan berkat umpan dari Ashley Young.

Di babak kedua giliran Paul Pogba dan Romelu Lukaku mencatatkan namanya di papan skor sehingga jarak dengan City tetap delapan poin.

Pada laga tersebut Jose Mourinho menurunkan trio Rashford, Martial dan Lukaku, dengan Zlatan Ibrahimovic duduk di bangku cadangan.

Namun manajer asal Portugal tersebut mengakui bahwa komposisi skuad tersebut sebetulnya memberikan sedikit celah bagi Newcastle namun perjudiannya itu berbuah manis.

“[Rashford dan Martial] suka bermain di posisi yang sama dan itu sulit,” ujar Mourinho seusai laga.

“Keduanya lebih senang bermain di sisi kiri daripada di kanan. Keduanya bermain dengan striker lain di tengah [sehingga] kami kehilangan koneksi dengan lini tengah yang biasanya terjadi sebelumnya, dengan seorang pemain bermain di belakang striker.”

“Tapi kami mampu menemukan keseimbangan tertentu dan kala mereka menemukan satu pemain yang membuka area kiri dan satu di tengah antara striker dan pemain sayap kiri, saat itu lah kami mampu menciptakan lebih banyak peluang.”

“Tapi sejujurnya Newcastle mungkin tim yang lebih baik di babak pertama, bukan di babak kedua, dan kami merasa sedikit tidak stabil di area pertahanan.”

“Itu bukan karena para pemain bertahan namun karena faktor keseimbangan tim. Memainkan keduanya [Rashford dan Martial] bersama-sama memberikan kami sesuatu namun juga membuat kami kehilangan sesuatu.”

Sepakbola.cc