Jose Mourinho Tak Inginkan Empat Besar Liga Inggris

165

Jose Mourinho merasa sebuah piala lebih penting dibandingkan berada di posisi keempat klasemen akhir Liga Inggis setelah Man United dikalahkan Tottenham Hotspur.

Jose Mourinho Tak Inginkan Empat Besar Liga Inggris - berita Liga Inggris

Liga Inggris – Jose Mourinho tidak menyesal kehilangan kesempatan untuk duduk di peringkat keempat klasemen akhir Liga Premier Inggris karena dia ingin fokus untuk menjuarai Liga Europa.

Manajer asal Portugal itu merasa sebuah piala lebih penting dibandingkan berada di posisi keempat klasemen akhir Liga Inggis setelah Manchester United dikalahkan Tottenham Hotspur, Minggu (14/05) malam WIB.

Karena alasan itu, Mourinho melakukan rotasi dalam timnya dengan tidak memasukkan nama Marcus Rashford, Andre Herrera dan Henrikh Mkhitaryan di bangku cadangan. Ketiga pemain sengaja diistirahatkan usai melakoni pertemuan kedua versus Celta Vigo di semi-final Liga Europa, Jumat (12/05) dini hari WIB kemarin.

Tampil dengan tim yang kurang sempurna, The Red Devils pun ditekuk The Lillywhites 2-1. Tapi Mourinho mengaku tidak menyesal dengan kekalahan itu. dia justru mempertanyakan jadwal kompetisi yang dirasa berat bagi pihaknya, baik di panggung Liga Inggris, Liga Europa dan Piala FA.

“Saya tidak kecewa, karena kami harus membuat keputusan. Ketika orang-orang berkata bahwa kami ‘berjudi’, kami tidak,” tutur Mourinho.

“Kami tidak memilih Liga Europa. Kami terpaksa harus melakoninya. Sebab jika saya memiliki (pemain-pemain cedera seperti) Ashley Young, Luke Shaw, Marcus Rojo, (Zlatan) Ibrahimovic, Tim Fosu-Mensah, jika saya mempunyai pemain-pemain itu, maka saya bisa melakukan rotasi. Saya bisa melakoni setiap laga,” tambahnya.

“Ketika saya hanya mempunyai 14 atau 15 pemain maka saya tidak bisa melakukan rotasi. Sesederhana itu. Tidak mungkin bisa bertanding setiap tiga hari dengan (final) Liga Europa dan dua laga tersisa (Liga Inggris). Itu mustahil. Kami tidak mempunyai kesempatan untuk beristirahat, bahkan untuk sekedar melangsungkan sesi latihan dengan baik. Jadi ini bukan sebuah pilihan. Kami ditekan untuk situasi itu.”

“Dan soal pengundian (jadwal kompetisi), jika memang benar diundi, saya tidak bisa memahami dengan baik tentang pengundiannya atau jika mereka memasukkan tanggal-tanggal bertanding ke sebuah komputer. Saya tidak bisa memahaminya dengan baik,” sindir Mourinho.

“Tapi dengan mengakhiri musim dengan sisa empat laga tandang, yaitu melawan Arsenal, Tottenham, Manc City… Jika Anda berjuang untuk meraih titel juara, maka jalannya sungguh berat (bagi United).”

“Jika Anda ingin meraih hasil-hasil akhir bagus dan melindungi para pemain, maka laga mana yang melindungi para pemain? Saya tidak bisa bermain melawan Man City atau Arsenal dengan lima pemain yang sama secara bersamaan. Saya tidak bisa kalah 5-0 atau 6-0. Jadi ini sulit tapi kami tahu apa yang kami sedang lakukan.”

“Saya tidak tahu soal klub-klub lain. Saya tidak tahu keputusan mereka. Saya pun tidak tahu apa yang penting bagi mereka. Kami, Manchester United, bagi kami lebih penting untuk angkat piala dibanding duduk di posisi keempat besar. Jadi jika kami bisa meraih piala ketiga (musim ini), atau piala kedua seperti yang Anda katakan, maka akan luar biasa bagi kami.”

“Sebab kami tidak berjuang. Kami sadar ini target yang besar. Kami sadar bahwa jika seandainya kalah di final (Liga Europa) maka kami tidak bermain di Liga Champions. Kami sadar itu. Namun kami berjuang untuk angkat piala dan mungkin klub-klub lain berjuang untuk masuk ke posisi empat besar. Mungkin mereka ingin berada di posisi kami, yang sedang berjuang untuk meraih piala.”