Guardiola Ternyata Penyuka Daun Muda

  Berita Bola — Baca dulu sebelum memberikan komentar. Judul di atas sama sekali tak berkonotasi negatif. Manajer baru Manchester City, […]

 

Berita Bola — Baca dulu sebelum memberikan komentar. Judul di atas sama sekali tak berkonotasi negatif. Manajer baru Manchester City, Josep Guardiola, adalah sosok pelatih yang suka mengorbitkan pemain-pemain usia muda.

Kehadirannya di Manchester City mulai musim 2016-17 tentu menjadi kabar gembira bagi bintang-bintang muda City seperti Kelechi Iheanacho  (19) atau Raheem Sterling (21). Sebaliknya kedatangan dia menjadi ancaman bagi deretan pemain-pemain tua, seperti Yaya Toure, Vincent Kompany, David Silva dan beberapa lagi.

Seperti yang dia dilakukan di Barcelona dan Bayern Munchen, Guardiola hampir dipastikan pula akan meregenerasi skuad City. Rencana itu didukung sepenuhnya oleh Chairman Khaldoon Al Mubarak. Sang ketua City, menyatakan sejumlah sosok pemain senior bakal hengkang demi memberi ruang untuk pemain muda.

Untuk diketahui, rata-rata usia dari 24 pemain dalam skuad Man City saat ini mencapai 29,4 tahun. Klub berjulukan The Citizens pun menyandang predikat skuad paling uzur di Premier League.

“Saat yang tepat beberapa pemain pergi. Sebab, kami harus menjaga keseimbangan antara beberapa kelompok usia. Tanggung jawab ini berada di tangan Guardiola,” kata Khaldoon Al Mubarak seperti dilansir Sky Sports, Senin (6/6/2016).

“Dengan kelimpahan bakat di tim utama, Guardiola masih menyukai pemain muda dengan talenta luar biasa. Dia sudah menunjukkannya bersama Barcelona dan Bayern. “Di sini, kami punya banyak pemain muda berbakat. Kami adalah organisasi yang memenangi kejuaraan nasional di level U-10, U-13, U-15, dan U-18 tahun ini,” tambah Mubarak.

Apa yang diungkapkan Mubarak seperti membenarkan rumor transfer yang beredar sejauh ini. Man City disebut akan melego Eliquim Mangala, Yaya Toure, Wilfried Bony, Pablo Zabaleta, Aleksandar Kolarov, Martin Demichelis, dan Jesus Navas.

Untuk mengisi kekosongan, sejumlah pemain muda yang sudah menunjukkan kematangan akan dipromosikan. Ambil contoh Kelechi Iheanacho yang mampu menyumbang 14 gol hanya dalam kurun waktu 1.288 menit pada musim 2015-2016.

Para pemain dari skuad Manchester City U-21 yang menjuarai Premier League International Cup 2014-2015 dan menembus semifinal edisi 2015-2016, juga sangat terbuka peluangnya untuk masuk tim inti.

Guardiola dikenal sebagai pelatih yang sering memberikan debut untuk pemain muda. Saat menangani Barcelona, dia memberikan kesempatan debut La Liga untuk 15 pemain berusia 21 tahun ke bawah. Beberapa di antaranya adalah Sergio Busquets, Martin Montoya, dan Thiago Alcantara.

Kebijakan serupa juga diulangi Guardiola bersama Bayern Muenchen. Total sembilan pemain berumur 21 tahun ke bawah melakoni debut Bundesliga berkat Guardiola.

Di bawah ini adalah contoh pemain-pemain muda U-21 yang diorbitkan Guardiola saat dia membesut Barcelona dan Bayern Munchen:

Barcelona
Marc Muniesa, 17 tahun 1 bulan
Gerard Deulofeu, 17 tahun 7 bulan
Thiago Alcantara, 18 tahun 1 bulan
Sergi Roberto, 19 tahun 3 bulan
Oriol Romeu, 19 tahun 7 bulan
Jonathan dos Santos, 19 tahun 8 bulan
Andreu Fontas, 19 tahun 9 bulan
Martin Montoya, 19 tahun 10 bulan
Marc Bartra, 19 tahun 30 hari
Sergio Busquets, 20 tahun 1 bulan
Cristian Tello, 20 tahun 5 bulan
Isaac Cuenca, 20 tahun 5 bulan

Bayern Muenchen
Gianluca Gaudino, 17 tahun 9 bulan
Sinan Kurt, 18 tahun 9 bulan
Kingsley Coman, 19 tahun 2 bulan
Milos Pantovic, 19 tahun 3 bulan
Yli Sallahi, 19 tahun 11 bulan
Lukas Raeder, 20 tahun 3 bulan
Joshua Kimmich, 20 tahun 7 bulan
Lukas Gortler, 20 tahun 10 bulan
Juan Bernat, 21 tahun 5 bulan

 

Sepakbola.cc