Legenda Chelsea Puji Kante Dan Duetnya Dengan Bakayoko

  • N’Golo Kante adalah sosok gelandang yang lengkap dan menjadi duet yang sempurna dan lebih kuat bersama Tiemoue Bakayoko di lapangan tengah.

Kante -Bakayoko

Claude Makalele mengumbar pujian kepada sosok gelandang Chelsea, N’Golo Kante, dan menilai pemain itu adalah sosok pemain yang diinginkan oleh setiap pelatih.

Kante menjadi salah satu pemain penting dalam kampanye Chelsea saat berhasil meraih gelar juara Liga Inggris musim lalu. Didatangkan dari Leicester pada musim panas tahun 2016 silam, Kante berhasil mengamankan satu tempat di lini tengah Chelsea dan berhasil menjadi unsur penting permainan Chelsea di bawa pelatih Antonio Conte.

Mantan pemain Chelsea, Claude Makalele, tak sungkan mengumbar pujian kepada juniornya di timnas Prancis tersebut. Makalele menilai Kante adalah sosok pemain yang bekerja bagi tim dan merasa tak akan ada pelatih yang menolak peluang untuk mendatangkan Kante.

“Dia menikmati pekerjaannya,” ujar Makalele yang juga mantan pemain Real Madrid itu pada London Evening Standard. “Dia bermain untuk rekan setimnya yag lain. Dia bukanlah tipikal pemain yang egois. Saya percaya bahwa setiap pelatih di dunia ini akan menginginkan seorang pemain seperti dirinya berada dalam tim mereka.”

“Dia bisa menghasilkan kualitas dengan permainan dan larinya, namun itu belum semua karena dia juga bisa melakukan pekerjaan bertahan. Dia memiliki segala sesuatu yang menjadi ciri seorang gelandang lengkap. Dia adalah pemain yang sangat cocok dengan sistem yang dimainkan Antonio Conte di lapangan.”

Selain itu Makalele juga merasa pemain baru Chelsea, Tiemoue Bakayoko, bisa membangun duet yang bagus dengan Kante di lini tengah. Bakayoko pernah bekerja bersama Makalele di Monaco dan ia mengakui sebelum bertemu dengan Makele, ia bukanlah sosok pemain yang sangat bagus.

“Saya bertemu dengannya ketika saya masih bekerja di Monaco dan saya mendorongnya bermain di posisi tersebut,” lanjut Makalele. “Saat ini dia bisa bermain bertahan dengan kualitas yang telah ia tunjukkan.

“Kante dan Bakayoko jauh lebih kuat ketika bermain bersama. Kante lebih banyak berlari sementara Bakayoko lebih banyak menggiring bola, dia lebih pandai dan kuat dalam penguasaan bola.”