Liverpool Klaim Layak Dapat Dua Penalti

39

Jurgen Klopp percaya Liverpool seharusnya diberikan sampai dua penalti saat ditahan imbang 2-2 di kandang West Ham United, Minggu (11/12).

Liga Inggris  - Liverpool Klaim Layak Dapat Dua Penalti

Liga Inggris  - Liverpool Klaim Layak Dapat Dua Penalti

Jurgen Klopp percaya Liverpool seharusnya diberikan sampai dua penalti saat ditahan imbang 2-2 di kandang West Ham United, Minggu (11/12).

Meskipun memimpin terlebih dulu melalui Adam Lallana, Liverpool akhirnya membutuhkan upaya Divock Origi di awal babak kedua hanya untuk mengamankan satu poin melawan tim tamu yang tengah berjuang.

Michail Antonio melengkapi gol tendangan bebas Dimitri Payet sebelum istirahat – dengan dua gol itu kembali menempatkan kiper Liverpool Loris Karius dalam sorotan tampil buruk di pekan lalu melawan Bournemouth.

Tapi pemain West Ham, Dimitri Payet juga mungkin beruntung bisa menghindari hukuman penalti pasca melanggar Adam Lallana di babak pertama perpanjangan waktu.

“Saya cukup yakin satu atau dua (penalti) bisa saja diberikan,” kata Klopp kepada Sky Sports. “Adam Lallana di akhir babak pertama, itu bisa saja penalti. Tapi itu ternyata tak dianggap pelanggaran.”

“Kedua, handball dari Winston Reid. Lalu ada Divock Origi yang dilanggar di dalam kotak,” tambah Klopp. “Rasanya seperti seluruh waktu kami berada di dalam kotak penalti mereka, tapi West Ham berada di sana juga. Anda perlu sedikit keberuntungan.”

Gol pertama West Ham terlihat Payet bahwa mengeksploitasi posisi buruk Karius dalam antisipasi tendangan bebas, sementara kiper Jerman itu juga ragu-ragu untuk untuk kedua dan salah komunikasi dengan Joel Matip.

Klopp mengakui bahwa dua gol mereka seharusnya bisa dihindari, tapi ia menolak untuk secara terbuka menyalahkkan pemain.

“Mereka berjuang untuk segalanya,” katanya. “Semua gol, semua orang, bisa berbuat lebih baik. Untuk gol pertama – tidak seharusnya terjadi, tidak seharusnya kehilangan bola. Gol kedua adalah keberuntungan.”

“Joel Matip membuat permainan yang fantastis dan pada saat ini ia tidak bisa membersihkan bola – ia tidak bisa bereaksi dengan cepat. Loris Karius terkejut dan itu terlalu terlambat.”

“Jelas kami semua bisa melakukannya dengan lebih baik. Anda harus tetap kuat dalam permainan.”