Liverpool Tidak Simak Perintah Manajer

Philippe Coutinho yakin empat gol yang dibuat Tottenham Hotspur di Liga Inggris seharusnya bisa dihindari sebab Jurgen Klopp sudah mewanti-wanti sebelumnya.

Philippe Coutinho percaya lini belakang Liverpool akan bisa lebih solid jika mau menerapkan apa yang sudah diberitahu oleh Jurgen Klopp di Liga Inggris.

The Reds harus merasakan kebobolan empat gol di laga melawan Tottenham Hotspur di Stadion Wembley, Minggu (22/10) malam WIB.

Di laga tersebut Harry Kane membuat dua gol, serta masing-masing satu gol dari Son Heung-Min dan Dele Alli, sedangkan tim tamu hanya mampu mencetak satu dari kaki Mohamed Salah.

Kritikan pun diarahkan kepada barisan pertahanan LFC yang terlalu mudah ditembus, termasuk kegagalan Dejan Lovren mengamankan Kane sehingga ia ditarik keluar di sekitar menit ke-30.

Bagi Philippe Coutinho, keempat gol Hotspurs itu sebetulnya sudah diprediksi namun kenyataannya sulit untuk dihindari.

“Gol-gol tersebut merupakan gol-gol yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Coutinho pada ESPN Brazil. “Bermula dari sisi lapangan dan kami pada akhirnya harus kebobolan salah satu gol yang sudah dibicarakan oleh Klopp.”

“Manajer sudah sering berbicara soal ini, [sebab] kami terlalu banyak kebobolan oleh gol seperti ini. Dan tentu saja lini depan kami tidak bisa mencetak gol yang cukup untuk memaksa hasil imbang atau membalikkan jalannya pertandingan.”

“Kami sempat bisa menerapkan permainan di babak pertama namun kemudian gol kemasukan membuat segalanya makin buruk.”

Hingga saat ini Liverpool sudah kemasukan 15 gol tandang, yang merupakan angka terbanyak di Liga Inggris musim ini.

Walau banyak dikritik, namun Philippe Coutinho enggan mencari-cari kesalahan rekan-rekannya dalam bertahan di lini belakang.

“Masalahnya bukan hanya di lini belakang, tapi seluruh pemain,” lanjutnya. “Gol pertama berasal dari permainan di mana semua orang terlibat dalam pertahanan, bukan hanya pemain yang ada di belakang.”

“Liverpool harus segera berbenah diri secepat mungkin agar bisa meraih kemenangan dan berjuang kembali. Dengan pertandingan sulit seperti ini, kami sadar hal-hal seperti itu [di lini belakang] akan menentukan jalannya pertandingan. Jadi kami harus berkonsentrasi dengan bola-bola seperti itu.”

“Gol pertama tercipta ketika laga baru berjalan empat menit dan gol kedua di menit 12 atau 13. Sulit untuk bermain di laga tandang melawan tim yang kuat jika Anda memulai pertandingan seperti itu.”

“Kami harus bekerja keras. [Untuk mengantisipasi] permainan-permainan dan set-piece dari posisi menyisi seperti itu. Kami harus bisa lebih berkonsentrasi lagi.”

Sepakbola.cc