LIVERPOOL vs REAL MADRID: Hasil dan Skor Akhir, Ronaldo Cetak Gol!

9

Liverpool mendapatkan pelajaran yang menyakitkan soal seberapa jauh Liga Champions telah maju dan berkembang tanpa kehadiran mereka selama ini karena mereka benar-benar kalah di semua segi oleh pemegang gelar juara Real Madrid di Anfield. Televisi di dalam lounge Anfield itu menghidupkan kembali kenangan kemenangan 4-0 Liverpool atas Real di babak 16 Besar tahun 2009 dalam upaya untuk mengatur […]

Liverpool mendapatkan pelajaran yang menyakitkan soal seberapa jauh Liga Champions telah maju dan berkembang tanpa kehadiran mereka selama ini karena mereka benar-benar kalah di semua segi oleh pemegang gelar juara Real Madrid di Anfield.

Televisi di dalam lounge Anfield itu menghidupkan kembali kenangan kemenangan 4-0 Liverpool atas Real di babak 16 Besar tahun 2009 dalam upaya untuk mengatur suasana hati pemain sebelum kick-off, tapi tidak pernah ada kesempatan untuk mengulangi peristiwa itu.

Cristiano Ronaldo membawa Real memimpin dengan satu tembakan pembuka gol yang indah setelah 23 menit dan Karim Benzema menambah dua gol lagi, seluruhnya sebelum babak pertama berakhir, yang menyebabkan tuan rumah berusaha dengan segala upaya agar gawang tidak kebobolan lagi.

Bahwa Liverpool ketinggalan tiga gol di babak pertama sebenarnya bukan hal baru.

Di final Champions 2005 melawan AC Milan yang ditukangi oleh Carlo Ancelotti, hal yang sama pernah terjadi. Dan Liverpool bisa membalaskannya 3-3, sebelum akhirnya menang di adu penalti.

Sebuah malam yang tidak akan dilupakan oleh Ancelotti yang kini mengawal Real Madrid.

Dengan hanya tiga poin dari tiga pertandingan pembukaan mereka, ambisi Liverpool untuk mencapai babak sistem gugur dari kompetisi ini kini berada dalam bahaya.

Dan sekali lagi penampilan Mario Balotelli dipertanyakan karena tidak menyumbangkan sesuatu yang penting sepanjang pertandingan.

Untuk kesekian kalinya para penggemar ragu,apakah keputusan mentransfer masuk pemain sebesar Rp 308 Milyar itu sepadan dengan hasilnya.

Dia diganti setelah 45 menit pertama, dan menyaksikan ia bertukar kaos dengan bek Real Pepe selagi kedua tim turun minum tidak akan bisa diterima dengan baik oleh fans tuan rumah.

Dominasi Real begitu lengkap, dan dengan tahap akhir permainan seperti itu, Ancelotti pun sampai merasa cukup aman untuk menarik keluar Ronaldo setelah 75 menit guna mempersiapkannya untuk laga ‘El Clasico’ akhir pekan ini.

Namun The Kop sangat menghargai penampilan mantan bintang Manchester United itu dengan memberi pujian tepuk tangan saat pergantian di menit 75 itu, bentuk penghargaan atas gol Liga Champions ke-70-nya, hanya selisih satu saja di belakang legenda Real Madrid lainnya, Raul.

Liverpool, tanpa Luis Suarez dan Daniel Sturridge, merasakan ketidakhadiran mereka berdua dalam bentuk ketiadaan kecepatan dan kemampuan menekan lawan secara mencolok.

Tuan rumah langsung mencoba menekan sejak awal, mencari cara untuk mendaratkan gol cepat, tapi Real yang hadir tanpa Gareth Bale yang cedera langsung membalas dan memberi pelajaran penting soal bagaimana memiliki bola dan cara menyerang.

Gol pertama lahir dari satu pergerakan Ronaldo di tengah, kirim ke James Rodriguez, yang dengan sempurna mengangkat bola ke depan, kembali menemukan Ronaldo yang lalu menembak dengan luar biasa menaklukkan Simon Mignolet.

Gol kedua datang tujuh menit kemudian ketika Benzema menyambung satu umpan silang panjang dari Toni Kroos ke tiang jauh, tak terjangkau oleh Mignolet. 0-2! Anfield langsung senyap setelah itu.

Semangat awal Liverpool telah menguap tetapi Real sama sekali tidak berminat untuk membiarkan tuan rumah pergi begitu saja. Sejumlah pemain berusaha melakukan penjagaan atas sebuah sepak pojok. Tapi Pepe memenangkan bola dan dengan Mignolet meggapai tanpa harapan, Benzema menikam gawang dari jarak dekat. 0-3!