Louis Van Gaal, ‘Si Gila’ yang Kebal Kritikan

16

Kritikan yang terus berdatangan dan tertuju kepada Louis van Gaal saat bersama Manchester United tak pernah membuatnya bergeming.

 

 

Kritikan yang terus berdatangan dan tertuju kepada Louis van Gaal saat bersama Manchester United tak pernah membuatnya bergeming.

Berita Bola – Berkat keteguhan hatinya itu, manajer asal Belanda itu dianggap sebagai “Si Gila” yang tahan banting.

Begitu diutarakan oleh penulis biografi Van Gaal, Maarten Meijer kepada Manchester Evening News. Tekanan yang sama sempat diperoleh Louis van Gaal kala membesut Barcelona dan Bayern Munchen.

“Dalam beberapa hal, pengalaman yang ia rasakan di ManUtd saat ini bukan hal baru baginya,” kata Meijer.

“Di Barcelona dan Munich dia seringkali dikritik karena dogmatis, menyalahi kebudayaan klub hingga dianggap gila dan tak memiliki hubungan yang baik dengan para pemainnya.”

Tetapi, Meijer memandang Van Gaal kerap menjawab semua kritikan yang datang melalui hasil nyata di atas lapangan melalui trofi.

“Seiring berjalannya waktu, dia selalu membuktikan ketangguhannya dan membawa timnya melewati berbagai cobaan untuk meraih trofi,” tutur Meijer yakin.

Van Gaal masih saja dihujani kritikan selama musim ini karena performa membosankan yang dipertontonkan Manchester United. Karir kepelatihannya di Manchester United dikataka banyak media Inggris sedang berada di ujung tanduk.

Rumor kepergian pelatih asal Belanda itu kian meluas usai Louis van Gaal memilih buat kembali ke Belanda setelah Manchester United dipermalukan Southampton 0-1, Sabtu (23/1).

Kinerja Van Gaal selama berkiprah di dunia kepelatihan sendiri memang tak bisa dilihat sebelah mata. Sudah melatih empat klub dan tim nasional Belanda sebelum berlabuh ke Manchester United, Van Gaal kerap menjuarai liga pada tiap klub yang dibesutnya.

Saat di Ajax Amsterdam, Van Gaal sukses tiga kali menjuarai Eredivisie Belanda, sebelum hengkang ke Barcelona dan memperoleh dua gelar La Liga.

Sekepulangannya ke Belanda, Van Gaal juga sukses memberikan gelar Eredivisie bagi AZ Alkmaar. Manajer 64 tahun itu juga sempat meraih trofi Bundesliga Jerman bersama Bayern Munchen di musim 2009/10. Tetapi, Van Gaal belum membuktikan diri melalui trofi di Manchester United.