Malcolm Glazer, Dari Onderdil Jam Hingga Manchester United

81

Malcolm Glazer, sang pemilik raksasa sepakbola Inggris, Manchester United, meninggal dunia dalam usia 85 tahun pada hari Rabu (28/5/2014) pagi. Meninggalnya Malcolm ini dikonfirmasi oleh klub NFL, Tampa Bay Buccaneers, sebuah klub rugby di Amerika yang juga merupakan milik pengusaha itu. Belum diketahui apa penyebab meninggalnya Malcolm, namun memang sudah semenjak tahun 2006 ia mengalami stroke sebanyak […]

Malcolm Glazer, Dari Onderdil Jam Hingga Manchester United - berita Liga Inggris

Malcolm Glazer, sang pemilik raksasa sepakbola Inggris, Manchester United, meninggal dunia dalam usia 85 tahun pada hari Rabu (28/5/2014) pagi. Meninggalnya Malcolm ini dikonfirmasi oleh klub NFL, Tampa Bay Buccaneers, sebuah klub rugby di Amerika yang juga merupakan milik pengusaha itu.

Belum diketahui apa penyebab meninggalnya Malcolm, namun memang sudah semenjak tahun 2006 ia mengalami stroke sebanyak dua kali. Semenjak itu Malcolm mulai terganggu kesehatannya, mulai sulit berbicara dan pergerakan tubuhnya juga terganggu.

Malcolm Glazer sudah bekerja semenjak usianya masih delapan tahun. Ayah Malcolm adalah seorang pengusaha onderdil jam tangan, dan Malcolm mau tak mau harus menggantikan posisi ayahnya di usia sangat muda saat ayahnya meninggal dunia di tahun 1943.

Di bawah kendali Malcolm, perusahaan warisan ayahnya ini berkembang pesat. Maloclm lalu mengembangkan usahanya dengan berinvestasi ke bidang lain seperti restoran, real estate, gas bumi, stasiun televisi, minyak dan masih banyak lainnya.

Saat ini keluarga Glazer menempati peringkat 354 dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, dengan total kekayaan mencapai 48 trilliun rupiah!

Malcolm Glazer memulai debutnya di dunia olah raga saat ia membeli Bucs di tahun 1995 dengan nilai 2,2 trilliun rupiah. Dibawah kendali Glazer, tim tersebut menjadi tim papan atas NFL, padahal sebelumnya tim tersebut adalah salah satu tim termiskindi NFL.

Di tahun 2005, Glazer membeli Manchester United senilai lebih dari 1,47 miliar dollar AS. Ia mendapat banyak protes dari para penggemar MU, Glazer tetap tak peduli, justri di bawah kepemilikannya Manchester United menorehkan banyak rekor,  trofi Piala Liga pada 2006, 2009 dan 2010, gelar Premier League dari 2007-09, 2011 dan 2013 dan memenangkan Liga Champions serta Piala Dunia Antarklub 2008.

Tak banyak yang tahu bahwa saat keluarga Glazer membeli MU, mereka harus membayarkan hutang United sebesar lebih dari 12,804 triliun rupiah. Jadi memang, Manchester United berhutang banyak pada keluarga Glazer.