Man United Masih Terpuruk 2 Tahun Ke Depan!

23

Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengklaim jika manta klubnya itu masih akan kesulitan setidaknya hingga 2 tahun ke depan.

Liga Inggris  - Man United Masih Terpuruk 2 Tahun Ke Depan!

Liga Inggris  - Man United Masih Terpuruk 2 Tahun Ke Depan!

Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengklaim jika manta klubnya itu masih akan kesulitan setidaknya hingga 2 tahun ke depan.

Melihat permainan United setelah kalah 2-1 di kandang Fenerbache dini hari tadi, Scholes yakin bahwa United masih akan tetap seperti itu hingga 2 tahun ke depan. Setidaknya jika Mourinho masih menjabat sebagai pelatih. Scholes juga menyebut kekalahan United atas Fenerbache tadi merupakan sesuatu yang menyedihkan.

“Kami memiliki tiga tahun yang benar-benar menyakitkan sebelumnya dan saya rasa 18 hingga 24 bulan ke depan situasi masih akan tetap sama,” ujar pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut. “Sampai pelatih ini memiliki tiga atau empat bursa transfer untuk benar-benar mendapatkan tim yang ia inginkan, dan saya pikir tim ini dalam dua tahun ke depan akan berubah total. Mereka sudah menunjukkan dalam tiga tahun terakhir bahwa dengan skuad saat ini mereka tidak dapat memenangkan liga. Itu sudah menjadi beberapa tahun yang suram.

“Saya pikir saat ini ada tiga hingga empat tim yang lebih baik dari United di liga. Jadi saya rasa mereka cukup baik untuk berjuang meraih posisi empat.”

Scholes kemudia memberikan komentarnya mengenai kekalahan United dari Fenerbache dini hari tadi. United harus tertinggal lebih dulu melalui dua gol dari Moussa Sow dan Jeremain Lens. United hanya mampu membalasa satu kali melalui Rooney menjelang akhir pertandingan.

“United benar-benar kebingungan, mereka tidak dapat mengatasinya,” lanjut Scholes. “Di sebagian besar pertandingan, mereka mem-bully United. Dengan dua bek tengah seperti itu, mereka terlihat seperti akan kebobolan sepanjang waktu.

“Tentu saja gol dari Rooney sesuatu yang hebat, namun mereka kembali tampil sama seperti di babak pertama. Mereka memiliki momen di mana anda berpikir mereka tampak tajam dan akan menciptakan peluang, namun mereka tidak tampak seperti akan mencetak gol. Satu tembakan yang mengenai sasara, itu tidak cukup.”