Berita Bola - Manajer Chelsea Jengkel Sekali Dengan Schuerlle, Salah, dan Luis -

Ada tiga pemain yang menjengkelkan manajer Chelsea Jose Mourinho pada laga Capital One Cup. Mereka gagal tampil mengesankan.

Mourinho mengatakan, ada beberapa pemain skuadnya telah membuat seleksi atas tim pertamanya “mudah” setelah mereka gagal mengatasi klub divisi keempat Shrewsbury Town di Piala Liga.

Chelsea berhasil membukukan tempat mereka di perempat final dengan kemenangan 2-1 pada hari Rabu dinihari WIB, tapi butuh sampai 81 menit untuk memastikan kemenangan, dan itu pun melalui sebuah gol bunuh diri oleh Jermaine Grandison setelah Andy Mangan membatalkan gol pembuka dari Didier Drogba.

Andre Schuerrle, Mohamed Salah dan Filipe Luis berada di antara para pemain pinggiran yang diberi kesempatan untuk bersinar dan mengesankan Mourinho, yang membuat tujuh perubahan pada starting XI-nya, namun mengatakan bahwa mereka telah gagal.

BACA JUGA  Ibrahimovic, Seorang Jenius yang Kadang Menyebalkan

“Saya berharap pemain untuk memberi saya masalah. Saya suka masalah. Tapi banyak dari mereka tidak, dan mereka telah membuat segalanya mudah untuk memilih tim utama saya untuk hari Sabtu,” kata Mourinho, yang akan menjamu Queens Park Rangers akhir pekan ini.

“Jika para pemain yang bermain 90 menit dua hari lalu (vs Manchester United) tampil fantastis, saya berharap mereka yang tidak bermain untuk menaikkan tingkat mereka guna mendatangkan masalah (pemilihan tim utama). Mereka tidak memberi saya masalah besar.”

Entah bagaimana nasib Schuerrle, Salah, dan Felipe Luis selanjutnya. Di masa lalu Mourinho tidak suka berlama-lama memelihara pemain yang tidak disukainya. Biasanya mereka dilego pada kesempatan pertama. Dan itu berarti Januari 2015 mungkin melihat tiga pemain itu dijual ke klub lain.

BACA JUGA  Pelatih Spurs Keluar, Hugo Lloris Juga Ikut Pindah

Tapi Mourinho, yang juga memberi kesempatan debut untuk bek kanan Andreas Christensen, memberi pujian kepada Drogba setelah veteran Pantai Gading berusia 36 tahun itu mencetak gol keduanya dalam dua pertandingan. “Ya saya sangat khawatir ketika mereka menyamakan kedudukan, tapi kami bisa lolos dan Didier memainkan peran besar dalam hal itu,” kata sang pelatih.

“Mudah-mudahan dia baik-baik saja di akhir pekan, tetapi kita harus melihat karena sekarang karakternya lebih kuat dari tubuhnya. Mungkin apa yang telah dilakukan hari ini (Selasa) adalah melalui karakternya, bukan tubuhnya. Itulah yang membuat pemain spesial, dan salah satu pemain muda cukup beruntung untuk bermain bersama dia dan  belajar dari itu.”

Gibolers! Berikan komentar terbaikmu untuk berita bola ini!