Manchester City Khawatirkan Kutukan Masa Lalu

5

Saat ini kekhawatiran terbesar Manchester City adalah, berulangnya kutukan lama. Di bawah Roberto Mancini, klub memenangkan gelar pertama mereka di Premier League pada musim 2011-12, namun gagal untuk mempertahankan trofi itu di musim berikutnya. Sekarang, setelah menjadi juara lagi di bawah Manuel Pellegrini, koleksi mahal pemain kelas dunia mengganggu pikiran pelatih mereka karena tampil di bawah standar. Ini […]

Manchester City Khawatirkan Kutukan Masa Lalu - berita Liga Inggris

Saat ini kekhawatiran terbesar Manchester City adalah, berulangnya kutukan lama.

Di bawah Roberto Mancini, klub memenangkan gelar pertama mereka di Premier League pada musim 2011-12, namun gagal untuk mempertahankan trofi itu di musim berikutnya.

Sekarang, setelah menjadi juara lagi di bawah Manuel Pellegrini, koleksi mahal pemain kelas dunia mengganggu pikiran pelatih mereka karena tampil di bawah standar.

Ini merupakan cara sulit untuk menghadapi sebuah derby.

Tidak ada waktu untuk memiliki “momen sulit” setelah tersisih pertengahan pekan dari ajang Capital One Cup di kandang sendiri oleh para pemain muda mengagumkan dari Newcastle United.

Peran tiba-tiba terbalik di Manchester. Gol injury time Robin van Persie menyamakan kedudukan melawan Chelsea di Old Trafford telah membuat Manchester United kembali menjadi tetangga yang berisik saat mereka mempersiapkan diri untuk perjalanan singkat ke Stadion City Etihad.

Dapat satu gol telah kembali meluncurkan kebangkitan tim merah? Mungkin tidak, tapi itu yang kini dirasakan di kubu Manchester United.

Setelah berbulan-bulan berada dalam kondisi frustrasi, para pemain United agaknya sudah kembali mendapatkan kegigihan, kesombongan, dan daya juang tanpa batas saat mereka membatalkan kemenangan sang pemimpin klasemen di menit 94.

Itu adalah kebiasaan lama dari Robin van Persie. Pada musim 2012-13 juga begitu. Manchester City kelihatan akan mempertahankan gelar mereka secara meyakinkan.

Pasukan Mancini belum pernah kalah dalam 15 pertandingan sampai Man United datang ke Etihad dan van Persie mencetak gol kemenangan di masa injury time. Tendangan bebasnya terpantulkan oleh Samir Nasri di dinding pertahanan para pemain Manchester City dan sebagai akibatnya melengkung di luar jangkauan Joe Hart.

Kali ini, Man City bahkan belum memulai musim dengan baik. Contoh ini datang dari Moskow, di mana mereka kehilangan tiga angka Liga Champions CSKA setelah sempat memimpin dengan dua gol. Mereka memiliki kepercayaan diri sangat tinggi malam itu dan mungkin itu berasal dari kemenangan telak atas Tottenham Hotspur beberapa hari sebelumnya, ketika Sergio Aguero menyapu empat gol.

Bukti lain yang meragukan datang di West Ham akhir pekan lalu, yakni kekalahan kedua dalam sembilan pertandingan Premier League membuat tanda tanya besar atas keseriusan mereka menantang tim yang sejauh ini tak terkalahkan, Chelsea, untuk memperebutkan trofi.