Manchester United Bermain Bertahan Saat Derby

Jose Mourinho dipercaya akan bermain bertahan dalam derby Manchester saat United dapat giliran pertama menjamu the Citizens di Liga Inggris akhir pekan ini.

Skuad Jose Mourinho diyakini bakal bermain bertahan dalam derby Manchester akhir pekan ini.
Skuad Jose Mourinho diyakini bakal bermain bertahan dalam derby Manchester akhir pekan ini.

Matt Le Tissier menilai, Jose Mourinho tak akan meladeni permainan menyerang yang diusung Pep Guardiola saat kedua tim bertemu dalam derby Manchester.

Laga bigmatch akan tersaji akhir pekan ini. Manchester United menjamu pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, Manchester City, di Old Trafford pada Minggu (10/12) malam pukul 23.30 WIB.

Saat ini, United bertengger di peringkat dua klasemen sementara dengan raihan 35 poin dari 15 pertandingan, defisit delapan poin dari City di posisi puncak.

Menjamu City di Old Trafford jadi salah satu peluang United untuk memperkecil ketertinggalan mereka. Meski demikian, salah satu komentator Sky Sports sekaligus mantan pemain Timnas Inggris, Matt Le Tissier, merasa Mourinho tidak akan gegabah dengan ladeni permainan menyerang yang diperagakan Manchester City.

Menurut Le Tissier, Mourinho masih akan terapkan taktik yang sama ketika melawan tim besar, yaitu memperkuat lini belakang sembari menunggu momen untuk lakukan serangan balik.

“Saya rasa dengan situasi Manchester City saat ini, maka akan bodoh untuk mencoba bermain menyerang melawan mereka,” ujar Le Tissier pada Sky Sports.

“Mereka (Manchester City) memiliki lini serang yang lebih baik. Menurut saya memiliki lini serang terbaik di Liga Inggris. Saya rasa akan ada rencana permainan yang terlibat dalam pertandingan nanti. Dan jika itu berarti bermain bertahan di kandang maka saya tidak berpikir Jose Mourinho akan keberatan untuk melakukan itu,” tambahnya.

Selain itu, Le Tissier merasa Romelu Lukaku bukanlah pembelian gagal bagi United yang sudah habiskan Rp1,43 trilyun saat datangkan dia dari Everton di musim panas lalu.

Meski demikian, kembalinya Zlatan Ibrahimovic diyakini beri tekanan ekstra bagi Lukaku yang sebelumnya juga dikritik akibat kerap kali gagal mencetak gol pada laga-laga besar.

“Dia sudah mencetak cukup gol, mungkin tidak cukup banyak jika melawan tim-tim besar, namun itu sudah cukup untuk membenarkan harganya,” lanjut Le Tissier.

“Bagaimanapun juga, dengan kembalinya Ibrahimovic memberikan sedikit tekanan tambahan padanya. Jadinya, golnya kemarin [melawan CSKA] sangat penting karena kemudian dia bisa terus melanjutkan. Jika tidak maka tekanan ada pada Jose untuk mengembalikan Ibrahimovic ke dalam tim setelah apa yang ia capai musim lalu,” tandasnya.

Sepakbola.cc