Mancini mirip dengan Ferguson 19 tahun lalu

  • Sulit diungkapkan dengan kata-kata bagaimana bahagianya Roberto Mancini. Setelah dua setengah tahun menukangi Manchester City ia akhirnya sukses membawa klub itu meraih trofi bergengsi Liga Primer. Itu merupakan sukses bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam 44 tahun The Citizens merengkuh lagi trofi itu. Kegembiraan luar biasa yang dirasakan Mancini saat ini sebenarnya tidak berbeda dengan […]

Malaysia coba menghindari kekalahan melawan kubu PNG. Hal ini disampaikan oleh Datuk Ong Kim Swee dengan menarik.

Sulit diungkapkan dengan kata-kata bagaimana bahagianya Roberto Mancini. Setelah dua setengah tahun menukangi Manchester City ia akhirnya sukses membawa klub itu meraih trofi bergengsi Liga Primer. Itu merupakan sukses bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam 44 tahun The Citizens merengkuh lagi trofi itu.

Kegembiraan luar biasa yang dirasakan Mancini saat ini sebenarnya tidak berbeda dengan apa yang dirasakan Sir Alex Ferguson 19 tahun silam atau tepatnya pada 1993. Hal itu diungkapkan oleh mantan pemain MU pada era 90-an dan asisten Ferguson, Brian Kidd.

Ferguson mempersembahkan trofi Liga Primer pertama untuk MU pada 1993, setelah klub itu puasa gelar selama 22 tahun, atau sejak masa keemasan Setan Merah berakhir tahun 1967.

Kidd menilai ada kemiripan reaksi antara Sir Alex Ferguson dengan Mancini saat mereka pertama kali membuat sejarah bagi klubnya.

“Ada banyak kesamaan. Ketika Manchester terakhir kali mendominasi sepakbola pada 1960-an, siapa menyangka United akan puasa gelar selama 26 tahun, dan City puasa gelar selama 44 tahun?” kata Kidd

“Saya ingat, Sir Alex mengatakan kepada saya setelah memenangi titel pertama itu. Ia menyebutnya sebagai sebuah sejarah. Ini mirip dengan apa yang dikatakan Mancini kepada pemainnya. Dia mengatakan ke para pemain apakah mereka masih menginginkannya lagi,” tambah Kidd yang kini bekerja untuk City.