Balotelli Punya Klausul Perilaku Dalam Kontrak Liverpool

6

Mario Balotelli ternyata punya klausul perilaku dalam kontrak Liverpool. Laporan terkini tersebut membuat kaget banyak fans.

Liga Inggris  - Balotelli Punya Klausul Perilaku Dalam Kontrak Liverpool

Liga Inggris  - Balotelli Punya Klausul Perilaku Dalam Kontrak Liverpool

 

Mario Balotelli ternyata punya klausul perilaku dalam kontrak Liverpool. Laporan terkini tersebut membuat kaget banyak fans.

Menurut sebuah laporan di The Times, Mario Balotelli berhak atas pembayaran bonus sebesar £1.000.000 dari Liverpool jika ia tidak diusir dari lapangan sebanyak tiga kali setiap musim akibat melakukan kekerasan.

Sumber tersebut mengatakan sebelum kesepakatan bahwa Liverpool ingin memasukkan klausul perilaku tersebut ke dalam kontrak Balotelli sebelum membelinya.

Beberapa rangkaian cerita tentang hal itu diterbitkan oleh The Times di Inggris, Der Spiegel di Jerman dan El Mundo di Spanyol, berdasarkan serangkaian dokumen yang dirilis oleh Football Leaks, The Times melaporkan bahwa klausul tersebut menyebabkan Balotelli, yang meninggalkan Liverpool untuk bergabung ke Nice dengan status bebas transfer pada musim panas lalu setelah mengalami masalah dalam dua musim terakhirnya di Merseyside, mendapat banyak kesempatan untuk memperoleh bonus.

Klausul tersebut berbunyi: “Jika selama setiap musim dari jangka waktu kontrak ini pemain tidak diusir dari lapangan dalam tiga kesempatan atau lebih akibat melakukan kekerasan, meludahi lawan atau orang lain, menggunakan kekerasan, mengeluarkan bahasa menghina, kasar dan atau gerak tubuh dan atau perbedaan pendapat dengan kata atau tindakan… maka pada tanggal 30 Juni di akhir setiap musim dia akan menerima pembayaran bonus sebesar £1.000.000.”

Balotelli memang tidak pernah diusir selama musim pertamanya di Liverpool, namun ia menghabiskan musim keduanya dengan dipinjamkan ke AC Milan.

Sementara itu, The Times juga melaporkan bahwa Balotelli semakin dekat dengan kesempatan untuk mendapatkan goal seharga £50.000 setelah ia melampaui total lima gol di Premier League atau Liga Champions setiap musimnya. Namun, di musim pertamanya ia hanya berhasil mencetak dua gol di kompetisi level Eropa dan satu gol di liga.