Mauricio Pochettino Akui Sulit Imbangi Kekayaan Dua Tim Inggris

Mauricio Pochettino akhirnya bersedia mengakui jika hingga kini sulit mengimbangi kekayaan dua tim ternama di Inggris.

Mauricio Pochettino - Tottenham Hotspur
Mauricio Pochettino - Tottenham Hotspur

Bos Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, telah mengakui jika sulit bagi mereka untuk bisa mengimbangi kekayaan dua tim Inggris. Tottenham kalah jauh jika harus bersaing dengan Manchester United dan Manchester City di bursa transfer.

Harus diakui jika tim asuhan Josep Guardiola mampu menghabiskan sekitar 220 juta pounds di bursa transfer terakhir. Hal itu tak masalah mereka lakukan demi bisa merombak skuad mereka musim ini agar lebih menggilabola lagi.

Klub yang kini ada di posisi runner-up di belakang City, Manchester United, bahkan sudah santai menghabiskan 150 juta pounds untuk membeli Romelu Lukaku, Nemanja Matic, dan Victor Lindelof. Uang bukan masalah bagi kubu Setan Merah.

Spurs sebaliknya malah hanya sanggup mengeluarkan 90 juta pounds saja dan menutup bursa musim panas dengan meraup untung, setelah sukses menjual Kyle Walker dengan harga mencapai 50 juta pounds. Meski begitu, semua itu tetap saja masih kurang.

Mereka tetap saja lagi perlu dana besar untuk membangun stadion anyar mereka, yang diperkirakan bisa diresmikan musim depan. Sadar tidak kaya-kaya amat, Pochetino jadi cemas dan mulai meminta timnya untuk lebih berhati-hati dalam berbelanja jika tak ingin kedodoran nantinya.

“Musim ini sudah ada klub-klub seperti Manchester United dan Manchester City, yang dengan mudahnya merekrut pemain yang mereka inginkan dan melakukannya kapanpun mereka mau,” sambut Poch melalui beIN Sports.

“Dan kemudian ada juga tim-tim besar lain, ya seperti kamilah, yang coba merekrut siapa yang bisa kami rekrut dan siapa yang kami mampu dapatkan. Ini adalah perbedaan besar yang terjadi di kompetisi sekarang ini,” pungkasnya.

Sepakbola.cc