MOSKOW vs MAN CITY: Hasil dan Skor Akhir, Peluang City Kian Berat

    Harapan Manchester City untuk mencapai tahap sistem gugur Liga Champions semakin tipis setelah mereka kehilangan keunggulan dua gol di kandang CSKA Moscow. Sergio Aguero menepis sedikit saja satu passing dari Edin Dzeko guna membawa Man City unggul 0-1 di stadion yang hampir kosong sebagai hukuman karena gangguan fans CSKA sebelumnya. James Milner meluncur guna memastikan gol kedua dan […]

 

 

Para pemain Manchester City yang kedinginan di bangku cadangan stadion CSKA Moskow membungkus diri mereka dengan selimut

Harapan Manchester City untuk mencapai tahap sistem gugur Liga Champions semakin tipis setelah mereka kehilangan keunggulan dua gol di kandang CSKA Moscow.

Sergio Aguero menepis sedikit saja satu passing dari Edin Dzeko guna membawa Man City unggul 0-1 di stadion yang hampir kosong sebagai hukuman karena gangguan fans CSKA sebelumnya.

James Milner meluncur guna memastikan gol kedua dan kemudian satu tendangannya membentur tiang, sebelum Seydou Doumbia membalas dari jarak lima meter. Skor 1-2.

Jelang akhir laga Doumbia dilanggar dan Bedras Natcho menyamakan kedudukan dari titik penalti. 2-2. Hilang sudah tiga poin penting.

Kehadiran Doumbia membantu mencegah kekalahan beruntun ketujuh di Liga Champions untuk CSKA tapi insiden jatuhnya dia setelah dihadang Aleksandar Kolarov memicu kemarahan tim tamu.

Kolarov kelihatan hanya berdiri tegak di kotak penalti namun wasit Hungaria menunjuk titik putih di saat yang mungkin mengakhiri harapan City untuk mencapai babak sistem gugur untuk kedua kalinya dalam empat kesempatan.

Tim asuhan Manuel Pellegrini kini hanya memiliki dua poin dari tiga pertandingan di Grup E setelah kalah di Bayern Munich dan draw di kandang vs Roma.

Musim lalu Man City berhasil mengalahkan CSKA di kandang dan tandang di babak grup kompetisi. Kini mereka harus mengalahkan CSKA di Etihad Stadium dalam dua minggu ke depan guna mencegah salah satu klub terkaya di Eropa itu tersisih terlalu awal.

Pellegrini telah bersumpah di pra-musim untuk memperbaiki kinerja kompetisi Eropa timnya, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran sebelum kick-off bahwa stadion tertutup – hukuman UEFA untuk perilaku kekerasan dan rasis di masa lalu dari fans tim tuan rumah – bisa memberikan tantangan yang aneh untuk para pemainnya.

Kekhawatiran mereka sepenuhnya menjadi kenyataan ketika Man City kebobolan untuk 10 pertandingan Liga Champions berturut-turut serta membuang dua gol yang sudah mereka ciptakan sebelum jeda turun minum.