Mungkin Ini Banner Yang Dibutuhkan Oleh Manchester United

Pada laga Swansea City vs Newcastle United ada sebuah banner dibentangkan di sisi tim tandang, menyindir performa di bawah Alan Pardew, manajer saat ini.

Tulisan LLDWLL di awal tulisan panjang itu  bisa diterjemahkan oleh para penggemar bola sebagai Kalah-Kalah-Draw-Menang-Kalah-Kalah.

Entah sungguh seperti itu atau tidak, mereka hanya menyampaikan kejengkelan bahwa tim yang mereka support ternyata tidak tampil sesuai ekspektasi.

Mungkin banner serupa bisa dibentangkan di laga-laga Manchester United, memperlihatkan bahwa fans sudah tidak sabar lagi mau menyaksikan kemenangan demi kemenangan.

Namun meski penampilan timnya mengecewakan, dan saat ini hanya menduduki posisi kedua terbawah klasemen Premier League, pemilik Newcastle United Mike Ashley memilih untuk menunda pemecatan Alan Pardew.

Alasan menunda pemecatan mungkin tidak sepenuhnya terkait dengan kinerja manajer yang bertanggung jawab atas klub yang bermarkas di St James’ Park itu.

The Daily Mail mengklaim bahwa langkah apapun untuk memecat manajer berusia 53 tahun itu akan merobek dompet milyarder pemilik klub sebesar Rp 98,6 Milyar. Itulah kemungkinan alasan sebenarnya Pardew belum dipecat.

Ashley, mungkin dengan kekeliruannya, menyerahkan kepada Pardew sebuah kontrak baru yang mencakup masa selama delapan tahun. Kontrak yang diberikan pada September 2012 ini ditawarkan setelah ia sukses membawa klub itu finish di posisi kelima.

Kontrak itu memasukkan klausul kompensasi di dalamnya senilai Rp 98,6 Milyar yang harus dibayarkan oleh jika ia memecat mantan manajer West Ham dan Southampton itu.

Newcastle United kini menduduki posisi kedua terbawah klasemen setelah tidak pernah menang satu kali pun dari enam laga pembukaan musim ini (D3 L3).

Di laga itu sendiri tuan rumah ditahan tim tamu 2-2. Tambahin satu D di ujung belakang!