Berita Bola - Neymar Bicara Keinginan Pindah ke Premier League - Liga Inggris

Gilabola.com – Neymar secara mengejutkan mulai bicara keinginan untuk pindah ke Premier League. Jadi kabar baik bagi sosok Jose Mourinho.

Neymar berpeluang ke Inggris. Sempat dikabarkan akan merumput di Old Trafford bersama Manchester United, Neymar tidak menutup kemungkinan bermain di Britania Raya.

Pada 2015 silam tersiar kabar bahwa Louis van Gaal tertarik membawa pemain asal Brazil tersebut ke kota Manchester.

Kala itu, agennya Wagner Ribeiro mengaku sudah mendapatkan penawaran fantastis, yaitu sebesar Rp 2,3 triliun!

Sontak penawaran tersebut akan mengalahkan transfer Paul Pogba pada tahun lalu yang diboyong pulang dari Juventus FC dengan mahar sebesar Rp 1,6 triliun.

Kini, kabar perihal ketertarikan Neymar pun kembali muncul, setelah Jose Mourinho telah melakukan kontrak secara pribadi dengan sang pemain untuk menjajaki kemungkinan transfer.

Meski saat ini kontraknya akan berakhir pada 2021, eks penyerang Santos FC itu mengaku bermimpi untuk bermain di Inggris.

“Itu kejuaraan [liga] yang membuat saya kagum. Saya suka dengan gaya permainan dan tim-timnya,” ujar Neymar, pada sebuah kegiatan PokerStars.

“Saya mengagumi Manchester United, Chelsea FC, Arsenal FC dan Liverpool FC. Ini adalah tim-tim yang selalu berjuang untuk meraih titel juara.”

“Dan juga ada pelatih-pelatih kelas atas seperti Mourinho dan [Josep] Guardiola. Ini adalah pelatih-pelatih yang sangat diidamkan oleh pemain manapun.”

“Siapa tahu? Saya ingin bermain di Inggris.”

Akan tetapi kepindahan tersebut akan sulit terwujud sebab pihak Barcelona belum tentu setuju melepas pemain muda yang berprospek sebagai pengganti Lionel Messi.

Apalagi pembelian Neymar mengorbankan nama baik Barca dan juga Sandro Rosell yang saat ini sudah lengser dari jabatannya sebagai presiden Blaugrana dan terancam dikenai sanksi penjara atas tuduhan korupsi dan penyelewengan pajak.

Bukan hanya Rosell, kasus ini pun menyeret nama Neymar sendiri, ayah dan ibunya, FC Barcelona dan juga Santos FC serta Josep Maria Bartomeu karena dianggap melanggar kesepakatan dengan DIS, perusahaan pihak ketiga yang mempunyai hak atas sang pemain.

BAGIKAN