Chelsea Clattenburg Eddie Newton john mikel obi Liga Inggris Manchester United mark halsey Premier League roberto di matteo Sepak Bola

 

Fakta Terbaru diungkapkan Mark Halsey, mantan wasit Premier League, melalui otobiografinya, Added Time, menyusul tindakan rasial yang sempat dituduhkan Clattenburg kepada dua pemain The Blues, kala memimpin laga kontroversial Chelsea kontra Manchester United bulan Oktober tahun 2012. Pemain Chelsea, John Mikel Obi, sempat ancam patahkan kaki sang wasit.

Sesuai pengakuan dalam bukunya, Halsey menuliskan: “Informasi saya adalah bahwa Mikel menyerbu ke dalam kamar ganti Mark, ketika ia diberitahu tentang pernyataan setelah pertandingan, dengan meneriakkan: ‘Saya akan mematahkan kaki anda! Anda memanggil saya monyet!’

“Mikel berusaha melayangkan pukulan pada Mark, namun dilerai oleh Roberto Di Matteo dan asistennya, Eddie Newton, beserta tiga rekan wasit Mark.”

BACA JUGA  Zlatan Ibrahimovic Nasibnya di Manchester United Belum Dipastikan

Terkait kejadian tersebut, Mikel memang akhirnya dapat denda tiga kali larangan bertanding plus denda. Pihak FA dan kepolisian sama-sama sepakat untuk menutup kasus Clattenburg, karena kurangnya bukti pada masa investigasi.

Masih segar dalam ingatan dalam pertandingan kontroversial itu sendiri, Clattenburg memberikan kartu merah pada striker Chelsea, Fernando Torres, setelah dianggap melakukan diving, meski dalam tayang ulang terlihat adanya kontak dengan Jonny Evans.Ia juga mengesahkan gol Javier Hernandez meski sudah berada dalam posisi offside.

Gibolers! Berikan komentar terbaikmu untuk berita bola ini!