Pemain MU Jadi Korban ‘PHP’ van Gaal

7

  Pemberi harapan palsu alias ‘PHP’ adalah istilah yang disematkan kepada seseorang yang sudah memberikan harapan kepada orang lain. Hal ini jelas menyesakkan bila kenyataan akhir yang terjadi diluar harapan orang yang diberikan mimpi. Pemain MU jadi korban Louis van Gaal. Bagaimana tidak, stok berlebih talenta yang dimiliki Manchester United membuat Manajer Louis Van Gaal […]

Pemain MU Jadi Korban 'PHP' van Gaal - berita Liga Inggris

 

Pemberi harapan palsu alias ‘PHP’ adalah istilah yang disematkan kepada seseorang yang sudah memberikan harapan kepada orang lain. Hal ini jelas menyesakkan bila kenyataan akhir yang terjadi diluar harapan orang yang diberikan mimpi. Pemain MU jadi korban Louis van Gaal.

Bagaimana tidak, stok berlebih talenta yang dimiliki Manchester United membuat Manajer Louis Van Gaal harus tegas untuk batasi pemain yang dibawa dalam tur pramusim klub. Hal ini kemudian menimbulkan kekecewaan bagi salah satu bek kanan United, Marnick Vermijl.

Ya, pemain muda asal Belgia ini mengaku kecewa karena tidak dibawa serta dalam skuad yang dibawa Van Gaal dalam rangkaian kegiatan pramusim di Amerika Serikat.

Vermijl juga ikut mengakui bahwa perbincangan pertamanya dengan Van Gaal yang berujung penolakan telah membuatnya terpukul.

“Sungguh kekecewaan yang sangat besar. Di bawah pelatih sebelumnya, saya bisa ikut berangkat. Van Gaal berbicara kepada saya pada hari Kamis dan mengatakan bahwa ia hanya akan membawa dua pemain di posisi yang sama dalam tur pramusim,” ujar pemain berusia 22 tahun tersebut kepada Daily Express.

“Dalam hal ini, saya tak dibawa karena sudah ada Rafael dan Chris Smalling di posisi bek kanan. Van Gaal berkata, ia bisa saja membawa saya tapi tak akan pernah menurunkan saya. Saya tak menyangka pertemuan pertama saya dengan Van Gaal berakhir seperti itu.”

Vermijl sebelumnya bergabung dengan akademi United sejak didatangkan dari Standard Liege pada tahun 2010. Pada musim lalu, ia menjalani masa peminjaman yang cukup mengkilap dengan menjadi pemain reguler bersama NEC Nijmegen.

Ironisnya, performa tersebut dinilai masih belum cukup untuk membawanya menembus skuad utama dalam tur pramusim kali ini.