Pemakaman Pelatih Legendaris Inggris Dihadiri Ribuan Orang

Sepakbola – Pemakaman mantan pelatih tim nasional Inggris, Graham Taylor, dilaksanakan Rabu (1/2) waktu setempat. Dihadiri oleh ribuan kerabat dan simpatisan.

Gilabola.com – Pemakaman mantan pelatih tim nasional Inggris, Graham Taylor, dilaksanakan Rabu (1/2) waktu setempat. Dihadiri oleh ribuan kerabat dan simpatisan.

Sir Alex Ferguson, Arsene Wenger dan kapten Watford Troy Deeney tampak menghadiri pemakaman mantan pelatih Watford dan Aston Villa itu di Gereja St Mary di Watford. Pria berusia 171 tahun itu meninggal di usianya yang ke 72, setelah diduga mengalami serangan jantung.

Diperkirakan 1.250 hingga 1.500 orang hadir dalam pemakaman tersebut, sebagian besar berasal dari Watford Football Club, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda. Kata-kata penghormatan terakhir untuk Taylor dibacakan oleh John Motson, seorang komentator sepakbola di BBC.

Lahir pada 15 September 1944 di Workshop, Nottinghampsire, ibunya bernama Dorothy, seorang kurir pos, dan ayahnya bernama Thomas, seorang reporter olahraga untuk Scunthorpe Evening Telegraph, Taylor menikmati karirnya bermain dengan Scunthorpe, Grimsby dan Lincoln.

Dia pensiun pada tahun 1972 karena cedera pinggul serius dan tak lama kemudian ia mendapatkan reputasi sebagai salah satu pelatih paling bersinar di negara itu.

Taylor memimpin Watford dari liga Divisi Keempat ke posisi runner-up di liga divisi diatasnya di musim pertamanya bertugas, ketika klub masih dimiliki oleh Sir Elton John.

Taylor membawa Aston Villa dari liga Divisi Kedua menjadi runner-up liga Divisi Satu di musim 1989/90 dan tak lama kemudian ia diangkat menjadi manajer tim nasional Inggris.

Namun karirnya melatih di level internasional kurang berhasil dan ia mengundurkan diri pada bulan November 1993 setelah Inggris gagal lolos ke Piala Dunia tahun berikutnya. Sebelum pensiun dari karir manajerial, Taylor kembali menjadi pelatih Aston Villa pada tahun 2002.

Setelah pensiun ia menjadi seorang komentator, bekerja di Radio dan Televisi, tetapi kemudian ia kembali dari masa pensiunnya dan menjadi pelatih Watford dari 2009 hingga 2012, dengan sebuah tribun di Vicarage Road yang dinamai ulang untuk memberikan penghormatan kepadanya pada tahun 2014 lalu.

Sepakbola.cc