Pep Guardiola : Raheem Sterling Masih Perlu Banyak Belajar

Pep Guardiola memuji Raheem Sterling yang tampil sensasional saat Manchester City menang 5-0 di Liga Champions atas Steaua Bucharest dan percaya klubnya tak rugi datangkan pemain sayap itu. Sterling menjalani musim pertama yang sulit di City di bawah asuhan Manuel Pellegrini setelah bergabung dari Liverpool dan juga gagal untuk tampil mengesankan di Euro 2016 dengan […]

Pep Guardiola memuji Raheem Sterling yang tampil sensasional saat Manchester City menang 5-0 di Liga Champions atas Steaua Bucharest dan percaya klubnya tak rugi datangkan pemain sayap itu.

Sterling menjalani musim pertama yang sulit di City di bawah asuhan Manuel Pellegrini setelah bergabung dari Liverpool dan juga gagal untuk tampil mengesankan di Euro 2016 dengan Inggris tersingkir di babak 16 di tangan Islandia.

Raheem Sterling bahkan dibully karena kegagalannya menampilkan performa menawan dan memberikan dampak bagi timnas Inggris.

Sterling tampil memukau saat melawan Steaua, dengan memberikan dua assist untuk dua gol serta memenangkan penalti, dan Guardiola pun memberikan pujian bagi pemain sayapnya itu.

“Sterling memiliki banyak kualitas, dia cepat, memiliki etos kerja yang baik,” kata Guardiola kepada wartawan.

“Dia pemain yang fantastis. Itu sebabnya Manchester City begitu cerdas untuk membelinya musim lalu.”

“Sekarang Sterling bermain sangat baik. Tapi dia masih muda dan harus belajar banyak lagi.”

Man City memiliki semua persyaratan untuk memenuhi syarat lolos ke babak grup setelah meraih kemenangan di leg pertama dalam pertandingan play-off dan Guardiola pun mengaku senang dengan tampilan mereka, di mana Sergio Aguero mencetak hat-trick setelah gagal memaksimalkan dua penalti.

“Kami hampir mencapai babak putaran final Liga Champions [penyisihan grup]. Itu target kami,” tambahnya.

“Itu adalah performa yang hebat, sikap yang besar. Hasilnya tentu saja adalah sangat menakjubkan.”

“Saya sangat puas dengan cara kami bermain, pujian besar untuk para pemain yang telah menampilkan performa yang fantastis. Semua manajer di dunia ingin menciptakan peluang dan tanpa harus kebobolan.”