Pereira: Aku Menunggu Van Gaal Menepati Janjinya

  • Pemain Manchester United berusia 20 tahun ini berniat meninggalkan Setan Merah kecuali Van Gaal menepati janjinya. Gelandang Manchester United, Andreas Pereira mengatakan bahwa manager Setan Merah telah mengingkari janji yang dibuatnya pada Januari lalu saat ia dibujuk untuk tetap tinggal di klub dengan alasan akan diberikan jam bermain lebih banyak lagi. Pemain kelahiran Belgia ini […]

Pemain Manchester United berusia 20 tahun ini berniat meninggalkan Setan Merah kecuali Van Gaal menepati janjinya.

Gelandang Manchester United, Andreas Pereira mengatakan bahwa manager Setan Merah telah mengingkari janji yang dibuatnya pada Januari lalu saat ia dibujuk untuk tetap tinggal di klub dengan alasan akan diberikan jam bermain lebih banyak lagi. Pemain kelahiran Belgia ini hanya bermain selama total 80 menit selama Liga Premier musim ini. Ia mengakui bahwa pengalaman itu membuat dirinya merasa frustasi dan memunculkan niat untuk hengkang ke klub lain demi mendapatkan jam bermain yang lebih banyak.

“Aku ingin dipinjamkan pada Januari lalu untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak dan mengembangkan kemampuanku, tapi Van Gaal mengatakan padaku bahwa dia tidak ingin aku dipinjamkan. Dia mengatakan padaku untuk tetap tinggal di Manchester karena ia akan memberiku waktu lebih banyak di lapangan,” Ujar Pereira.

“Manager masih belum memberikan hal itu dan aku masih terus berusaha keras, menunggu kesempatan yang dia janjikan. Jika musim ini aku belum mendapatkan kesempatan itu, mungkin musim depan aku akan mendapatkannya. Aku sangat tenang karena semua orang melihat permainanku bagus dan mereka pikir aku pantas mendapatkan kesempatan itu.”

Pemain Timnas Brazil U-23 ini sangat berterima kasih dan memuji Sir Alex Ferguson yang membelinya pada tahun 2011 lalu, ia percaya bahwa penggantinya kelak akan mengalami waktu-waktu sulit, seperti yang terjadi pada David Moyes lalu dan sekarang Van Gaal yang berjuang keras untuk mengembalikan performa Setan Merah seperti pada era Sir Alex Ferguson dulu.

“Ferguson adalah manajer yang luar biasa,” ujar Pereira. “Rasa hormat yang dia dapatkan di klub sangat luar biasa. Kemana saja dia pergi, Anda akan bisa merasakan rasa hormat yang tinggi untuknya. Dan dia adalah orang yang sangat rendah hati, jujur dan baik.”

“Dia ramah dan sering menyapa siapa saja yang ia temui. Dan lucunya, kemanapun dia pergi, semua orang tiba-tiba menjadi diam dan dia memiliki aura ketenangan yang sangat besar. Aku tidak akan pernah melupakan hal itu. Itulah kenapa aku berpikir bahwa akan sangat sulit bagi pelatih manapun, tidak hanya David Moyes dan Van Gaal, tapi setiap orang, untuk bisa membuat perbedaan seperti apa yang dilakukan oleh Ferguson.”

“Bagiku, dia adalah pelatih terbaik di dunia. Bertahan selama hampir 30 tahun di sebuah klub itu adalah prestasi yang sangat luar biasa dan langka, hampir tidak mungkin untuk pelatih lainnya melakukan hal sama seperti yang dia lakukan, atau lebih baik.”