Permusuhan Dua Legenda Manchester United Ini Bakal Terus Sampai Mati

Perang kata-kata antara dua legenda Manchester United mungkin akan terus berlanjut sampai entah kapan, mungkin sampai maut memisahkan mereka. Roy Keane pada hari Kamis mengatakan, mungkin ia tidak akan pernah memaafkan mantan manajernya, Sir Alex Ferguson, karena telah mengkritiknya. Keane telah menggunakan memoarnya ‘The Second Half’ untuk menghantam balik Ferguson, yang terlebih dulu mengangkat soal perbedaan antara dirinya […]

Prediksi Borussia Moenchengladbach vs Freiburg - Borussia Moenchengladbach vs Freiburg akan terjadi pada tanggal 4 Februari 2017.

Liga Inggris  - Permusuhan Dua Legenda Manchester United Ini Bakal Terus Sampai Mati

Perang kata-kata antara dua legenda Manchester United mungkin akan terus berlanjut sampai entah kapan, mungkin sampai maut memisahkan mereka.

Roy Keane pada hari Kamis mengatakan, mungkin ia tidak akan pernah memaafkan mantan manajernya, Sir Alex Ferguson, karena telah mengkritiknya.

Keane telah menggunakan memoarnya ‘The Second Half’ untuk menghantam balik Ferguson, yang terlebih dulu mengangkat soal perbedaan antara dirinya dengan Keane dan David Beckham dalam otobiografinya sendiri yang diluncurkan tahun lalu.

Dan pemain berusia 43 tahun itu, yang menuduh Ferguson sebagai “kekanak-kanakan” dalam berurusan dengan dia menjelang akhir karirnya di Old Trafford, sekali lagi melancarkan pukulan keras saat peluncuran resmi bukunya di Dublin, Irlandia.

Ketika ditanya apakah ia akan pernah memaafkan mantan bos United itu, Keane yang kini menjadi asisten manajer Aston Villa mengatakan setelah jeda sedikit: “Pertanyaan yang bagus. Saya tidak yakin, saya tidak yakin.”

“Sepakbola adalah dunia kecil dan pada akhirnya, Anda akan berpapasan dengan orang-orang yang sama lagi.”

“Jelas kami memiliki perbedaan pendapat dan saya kemudian keluar, dan saya tidak punya masalah dengan itu, tidak apa-apa. Setelah itulah orang-orang mulai keluar dengan segala macam omong kosong.”

“Untuk Alex Ferguson, ia tidak hanya mengkritik diri saya sendiri, tapi juga pemain lain yang merupakan bagian dari sebuah tim yang telah menyenangkan banyak pendukung.”

“Dia sudah punya patungnya, dia punya satu stand (dalam stadion) menggunakan namanya, tapi dia kembali dan mengkritik.”

“Saya mengatakan pada saat itu, saya tidak terlalu peduli tentang diriku sendiri, tetapi untuk mengkritik orang-orang yang membawanya sukses adalah konyol.”

“Apakah saya akan memaafkannya? Saya tidak tahu. Dengar, saya tidak tahu. Kita akan melihat apakah kita akan pernah bertemu satu sama lain lagi. Saya yakin kami akan bertemu lagi.”

Mantan gelandang Republik Irlandia Keane, yang mengakhiri kariernya di Celtic setelah dipaksa keluar dari Man United setelah rusaknya hubungannya dengan Ferguson, menggunakan bukunya untuk mengungkap versi ceritanya sendiri setelah sejumlah kontroversi sepanjang karirnya.

“Hal-hal yang telah dikatakan perihal saya selama bertahun-tahun, bahkan dari mantan rekan satu tim, adalah kebohongan, hanya kebohongan dan kebohongan dan kebohongan,” tambah Keane.

Sepakbola.cc