Pochettino Makin Muak Dengar Kutukan Wembley

  • Sekali dua kali masih bisa sabar, namun setelah beberapa kali mendengar istilah kutukan Wembley, Mauricio Pochettino mulai kesal.

Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino

Sekali dua kali masih bisa sabar, namun setelah beberapa kali mendengar istilah kutukan Wembley, Mauricio Pochettino mulai kesal.

Sosok Mauricio Pochettino kembali dengan tegas membantah bahwa timnya di Tottenham Hotspur tengah mengalami kutukan Wembley. Hal itu terjadi setelah mereka kehilangan dua angka pada saat kedatangan tamu, Burnley.

Spurs sendiri buktinya kalah telak di laga perdana mereka musim ini di kandang sementara mereka, ketika ditaklukkan Chelsea 1-2 pekan lalu. Fans mulai cemas melihat hasil tersebut.

Mereka sempat bagaikan mulai ada di jalur kemenangan lagi usai unggul dulu atas tim Sean Dyche lewat gol Dele Alli, sebelum Chris Wood akhir cerita menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.

Suka atau tidak, Tottenham kini hanya sanggup menang sekali saja dalam 11 laga terakhir mereka di Wembley. Wajar jika banyak yang semakin percaya terkait kutukan Wembley, termasuk fans.

Pochettino mulai muak dan langsung ngomel-ngomel di Goal International: “Ini tidak ada hubungannyalah! Saya kira Wembley bahkan sudah banyak membantu kami dalam bertahan dan mencetak gol.”

“Kalau semua orang memikirkan hal itu, mereka harus segera melupakannya! Kami masih punya tanggung jawab untuk bermain lebih baik lagi. Saya bisa pastikan Wembley bukan masalah kami.”

“Kami (suporter) hanya perlu membuat Wembley menjadi seperti kandang kami. Namun jika kalian ingat, sebelumnya kami juga kesulitan ketika di White Hart Lane, sebelum tempat itu jadi nyaman untuk kami. Kami sekarang harus menemukan keseimbangan lagi, fokus, dan konsentrasi lagi,” pungkasnya dengan gregetan.