Roberto Di Matteo: Chelsea menang karena punya semangat, motivasi dan hasrat

  • Kualitas teknik dan taktik bukan jaminan sebuah tim bisa meraih kemenangan. Itu terbukti dengan tersingkirnya Real Madrid dan Barcelona di semifinal Liga Champions. Yang tak kalah penting dimiliki oleh sebuah tim dalam setiap pertandingan adalah adanya semangat, motivasi dan hasrat untuk menang. Hal terakhir inilah yang menjadi kunci sukses Chelsea dalam merebut trofi Liga Champions, […]

Thorgan Hazard mengaku kegagalannya masuk skuad Chelsea dan bermain di Liga Inggris pada 2012 tidak membuatnya kaget.

Kualitas teknik dan taktik bukan jaminan sebuah tim bisa meraih kemenangan. Itu terbukti dengan tersingkirnya Real Madrid dan Barcelona di semifinal Liga Champions. Yang tak kalah penting dimiliki oleh sebuah tim dalam setiap pertandingan adalah adanya semangat, motivasi dan hasrat untuk menang. Hal terakhir inilah yang menjadi kunci sukses Chelsea dalam merebut trofi Liga Champions, Minggu (20/5) dinihari WIB.

Keterbatasan pemain akibat empat pilarnya terkena skorsing membuat Chelsea tak diunggulkan di partai final melawan Bayern Muenchen ini. Apalagi pertandingan berlangsung di kandang Bayern, Allianz Arena. Dari statistik pertandingan, terlihat Bayern mendominasi penguasaan bola dan terus menerus memaksa Chelsea untuk bertahan.

Bayern kemudian unggul lebih dulu lewat gol Thomas Mueller di menit ke 83. Namun Chelsea berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol sundulan Didier Drogba di menit ke 88. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Bayern mendapatkan hadiah penalti di menit ke lima babak perpanjangan waktu pertama atau menit ke 95, namun Arjen Robben gagal mengeksekusi dengan sempurna. Tembakannya berhasil dipatahkan Petr Chech.

Mengomentari keberhasilan pasukannya memenangi partai final ini, pelatih Chelsea Roberto Di Matteo mengatakan bahwa sukses timnya tidak lepas dari semangat, motivasi dan hasrat luar biasa yang dimiliki oleh para pemainnya.

“Kami berhasil karena kami memiliki kumpulan pemain yang punya hati besar, semangat, motivasi, dan hasrat. Hanya dengan cara itulah kami bisa meraih trofi ini,” ungkap Roberto Di Matteo seusai pertandingan.

“Pertandingan besar seperti ini membutuhkan semangat dan pemain yang mau bertarung habis-habisan. Kami punya banyak pemain seperti itu, yang sudah melakukannya sebelum ini dan mereka melakukannya lagi sekarang,” tambah pelatih asal Italia ini.