Ryan Giggs Belum Percaya Diri di Timnas Wales

Ryan Giggs membantah kabar yang menyebutkan dirinya akan menjadi pelatih kepala tim nasional Wales usai hengkang dari United. Mantan asisten […]

Ryan Giggs membantah kabar yang menyebutkan dirinya akan menjadi pelatih kepala tim nasional Wales usai hengkang dari United.

http://gty.im/533256048

Mantan asisten manajer Manchester United dibawah kepelatihan Louis van Gaal, Ryan Giggs membantah akan menggantikan peran Chris Coleman sebagai pelatih Wales.

Federasi Sepak Bola Wales (FAW) dikabarkan melirik Giggs andai Chris Coleman hengkang dari kursi kepelatihan timnas demi Hull City.

Giggs sendiri pun sedang mencari pekerjaan sebagai manajer klub, meski sampai saat ini ia belum mendapatkannya.

Meski demikian, ia enggan untuk menjadi suksesor Coleman di Wales.

“Pada dasarnya saya ingin menjadi pelatih. Saya ingin memiliki tim saya sendiri,” ungkap Giggsy, begitu ia biasa disapa.

“Saya sempat mendapatkan pelajaran yang luar biasa. Saya dua tahun bekerja dibawah Louis van Gaal, sebuah pengalaman yang fantastis bagi pelatih muda seperti saya untuk melihat cara kerja Van Gaal.”

“Tentu saja, saya memiliki ide-ide tersendiri. Saya mempunyai pemikiran soal bagaimana sebuah pertandingan harus dimainkan. Namun saya tidak terburu-buru (untuk melatih).”

“Saya menikmati hidup untuk saat ini. Saya tidak tahu sampai kapan itu akan berlangsung.”

“Saat ini saya belum merindukan dunia sepak bola, namun saya ingin segera kembali menjadi manajer.”

Kala disinggung soal kemungkinan menggantikan Chris Coleman, Giggs menolak untuk mengarsiteki negaranya.

Bagi Ryan Giggs, prestasi yang diraih Coleman di turnamen Euro 2016 akan sulit untuk diulang bagi dirinya yang masih hijau di kursi kepelatihan.

Coleman membawa Wales sampai ke puncak tertinggi sepanjang sejarah sepak bola The Dragons, yaitu ke babak semi-final sebelum akhirnya dikalahkan oleh Portugal.

“Tidak. Chris Coleman melakukan pekerjaan yang fantastis,” katanya.

Karir kepelatihan Giggs sendiri dimulai kala dirinya menjadi pemain sekaligus pelatih dibawah kendali David Moyes.

Kala Moyes dipecat, ia sempat menjadi caretaker untuk empat pertandingan sebelum kompetisi musim 2013/14.

Kala itu Giggs mengaku kesulitan untuk tidur karena besarnya tekanan yang harus ia tanggung untuk menangani United.

Ketika laga terakhir sudah dimainkan, yaitu kontra Southampton, Ryan Giggs langsung menangis karena ia bisa menghilangkan beban yang harus ia tanggung sebagai caretaker Setan Merah.

Sepakbola.cc