Eto’o Anggap Taktik Mourinho Kadaluarsa

Penyerang asal Kamerun, Samuel Eto’o tidak ragu mewanti-wanti Jose Mourinho untuk berbenah diri jika tidak ingin digilas Josep Guardiola.

Jose Mourinho Arsene Wenger

Jose Mourinho Arsene Wenger

 

Penyerang asal Kamerun, Samuel Eto’o tidak ragu mewanti-wanti Jose Mourinho untuk berbenah diri jika tidak ingin digilas Josep Guardiola.

Samuel Eto’o melayangkan pujian kepada mantan bosnya di FC Barcelona, Josep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia.

Guardiola meraih pujian kala melakoni 10 laga dengan kemenangan beruntun bersama Manchester City. Namun akhir-akhir ini performa The Citizen mengalami ketidakstabilan baik di Liga Inggris atau Liga Champions.

Terakhir City harus takluk 1-3 di Etihad oleh Chelsea FC dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris, dan ditambah dengan hasil imbang dari Middlesbrough membuat The Skyblues harus turun peringkat di klasemen dan terpaut empat poin dari sang pemuncak.

Namun demikian, Samuel Eto’o tidak ragu menyebut Guardiola masih sebagai pelatih dan manajer terbaik di dunia untuk saat ini.

“Pep memiliki segalanya untuk bisa sukses di sana (City) dan bagi saya, dia masih menjadi pelatih terbaik di dunia,” ujar pesepakbola yang masih aktif bermain di Antalyaspor pada Telefoot.

“Dia selalu ingin timnya untuk bermain baik dan ia akan menerapkan idenya di Inggris.”

“Kekuatan dia terletak pada keputusannya untuk tidak mengubah ide-idenya. Secara teknis, Pep masih yang terbaik. Tidak ada hal lainnya yang perlu diucapkan.”

Selain Guardiola, ada pula Jose Mourinho yang pernah menjadi pelatih Eto’o di Inter Milan dan Chelsea FC.

Saat ini Mourinho sukses menuntun United ke babak semi-final Piala Liga dan menyentuh babak 32 besar Liga Europa, namun hal berbeda terjadi di Liga Inggris yang kesulitan menembus papan atas.

Bagi Eto’o yang mempunyai akademi sepak bola di Kamerun dan bekerja sama dengan La Masia FC Barcelona ini, taktik Mourinho sudah kadaluarsa.

“Jose telah berubah banyak. Saya menganggap dia sebagai pribadi yang luar biasa ketika saya datang ke Inter. Di Chelsea, segalanya sedikit sulit.”

“Dia meminta waktu tiga tahun untuk membangkitkan Manchester United, tapi anda harus membuat tim anda menyerang. Anda tidak bisa bertahan terus. Sepak bola tidak seperti itu lagi.”

“Kita perjelas: saya tidak anti Jose. Dia bisa saja memilih siapa saja dan beratak kepada pemain ‘anda yang terhebat’ dan pemain tersebut akan bermain baik. Tapi sepak bola sudah berevolusi,” tuturnya.

Sepakbola.cc