Seharusnya Ada Dua Penalti Bagi Man City dan Tiga Kartu Merah Lagi

7

Menurut pendapat wasit legendaris Graham Poll, seharusnya setidaknya ada tiga penalti lagi dan tiga kartu merah lagi dikeluarkan di derby Manchester. Manchester City menaklukkan tamunya Man United 1-0 lewat gol tunggal Sergio Aguero di menit 63. Kala itu tim lawan sudah bermain dengan 10 orang arena Chris Smalling dikeluarkan menit 39 gara-gara satu pelanggaran kedua, […]

Seharusnya Ada Dua Penalti Bagi Man City dan Tiga Kartu Merah Lagi - berita Liga Inggris

Menurut pendapat wasit legendaris Graham Poll, seharusnya setidaknya ada tiga penalti lagi dan tiga kartu merah lagi dikeluarkan di derby Manchester.

Manchester City menaklukkan tamunya Man United 1-0 lewat gol tunggal Sergio Aguero di menit 63. Kala itu tim lawan sudah bermain dengan 10 orang arena Chris Smalling dikeluarkan menit 39 gara-gara satu pelanggaran kedua, kali ini terhadap James Milner.

Skor mungkin bisa berubah banyak jika aturan ditegakkan sesuai hukum. Berikut adalah komentar mantan wasit terbaik Premier League Graham Poll.

Ada tiga kemungkinan pelanggaran yang seharusnya diganjar penalti:

1. Fellaini pada Aguero – hukuman yang sangat jelas selagi pemain Belgia itu menendang otot Achilles (tumit) Aguero dari arah belakang. Bahwa Felliaini bisa pergi begitu saja tanpa hukuman adalah sesuatu yang memalukan.

Seharusnya Ada Dua Penalti Bagi Man City dan Tiga Kartu Merah Lagi - berita Liga Inggris

2. Rojo terhadap Toure – tepat di akhir babak pertama, sebuah kasus hadangan yang menarik selagi  bola di antara dua kaki Toure diterjang oleh Rojo. Dari sudut pandang wasit Oliver, hampir mustahil untuk menentukan apakah ia menendang bola dari kaki pemain Pantai Gading itu sebelum ia menyentuhnya. Jika diragukan maka ada benarnya Oliver bertindak benar dengan tidak memberikan hukuman penalti.

3. Carrick terhadap Aguero – Michael Carrick menyandung Sergio Aguero selagi pemain Argentina itu berkelok-kelok di area penalti.

Sepuluh tahun yang lalu dengan tanggal yang hampir sama (7 November) wasit Graham Poll menjadi pengadil partai derby Manchester di Old Trafford dan enggan memberikan apa yang diklaim sebagai penalti oleh pemain tim tuan rumah.

Sir Alex Ferguson menunggu di terowongan dan setelah memarahi sang wasit, ia menyatakan bahwa, “Untuk mendapatkan penalti pemain saya harus ditebang dengan kapak!” Kini mungkin Manuel Pelligrini merasakan hal yang kurang lebih sama.

Kemungkinan-kemungkinan kartu merah:

1. Chris Smalling – ini tidak bisa dipertanyakan. Kartu kuning pertamanya adalah rutin, tapi tidak wajib, ketika ia mengangkat kakinya untuk menghentikan Joe Hart menendang bola dari tangannya. Kuning kedua adalah sangat jelas karena dia salah waktu ketika memutuskan menghadang James Milner.

2. Joe Hart – untuk beberapa alasan kiper City tampak berlari keluar dari gawangnya guna menantang Oliver atas sebuah keputusan wasit dan tampaknya ia terlalu dekat dengan wasit. Kepalanya memberi sinyal bahasa tubuh yang merendahkan wasit dan terserah Oliver untuk mengabaikannya.

3. Rojo – jika insiden Yaya Toure adalah pelanggaran, maka kartu merah secara konsekuen harus diberikan untuk bek Man United itu. Mungkin fakta bahwa ia tidak ingin mengirim dua pemain sekaligus keluar yang mempengaruhi Oliver untuk mengabaikan klaim penalti dan meniup batas waktu akhir babak pertama sebagai gantinya.

Bahan Pelajaran bagi wasit:

1. Jadilah berani – jatuhkan hukuman dan abaikan semua reaksi.

2. Menepilah – Anda akan melihat lebih baik dari sisi samping, dan keterlibatan terlalu banyak wasit akan menimbulkan rasa malas dan tinggal di tengah lapangan saja karena permainan sepakbola modern terlalu cepat untuk diikuti.

3. Gunakan advantage secara bijaksana – dengan tidak memberikan pelanggaran maka Anda membiarkan mereka yang dilanggar merasa dirugikan dan akan mencari pembalasan.

Pada peluit akhir Oliver tampak bernapas lega dan tersenyum. Dia tahu bahwa dia sedang beruntung karena keputusan penaltinya tidak mempengaruhi Man City memenangkan permainan.

Begitulah analisa GrahamPoll seperti dimuat di Daily Mail.