Sergio Aguero Tahu Cara Bikin Gol, Kata Pep Guardiola

197

Sepakbola – Josep Guardiola memberikan pembelaan kepada Sergio Aguero yang gagal memanfaatkan banyak peluang saat Manchester City menjamu Liverpoo, Minggu (19/3) malam WIB.

Sergio Aguero Tahu Cara Bikin Gol, Kata Pep Guardiola - berita Liga Inggris

Gilabola.com – Josep Guardiola memberikan pembelaan kepada Sergio Aguero yang gagal memanfaatkan banyak peluang saat Manchester City menjamu Liverpool, Minggu (19/3) malam WIB.

Dalam laga di Etihad Stadium itu, striker asal Argentina tersebut mampu menyamakan kedudukan di menit ke 60 setelah sebelumnya James Milner mengeksekusi penalti di menit ke 51. Kedua tim pun harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Meski mampu mencetak gol, ternyata Aguero membuang-buang tiga kesempatan emas untuk mencetak gol di penghujung pertandingan. Setelah berbagi satu poin dengan tim tamu, Guardiola yakin hasil akhirnya akan berbeda jika seandainya Aguero dipasangkan dengan Gabriel Jesus.

“Ketika Anda bermain bersama (Yaya) Toure, (David) Silva dan (Kevin) De Bruyne bersama dua pemain berusia 19 tahun (Leroy Sane dan Raheem Sterling) dan Aguero di lini depan, semuanya ingin menyerang,” ujar manajer asal Spanyol itu.

“Saya hanya bisa membayangkan apa yang bakalan terjadi jika Jesus dan Aguero dipasangkan bersama di menit-menit akhir.”

“Saya bermain sepak bola selama 11 tahun dan hanya mencetak 11 gol. Itu artinya satu gol setiap tahun. Bisa dibayangkan bagaimana saya memberi nasihat soal mencetak gol (kepada Aguero)? Saya tinggalkan pekerjaan di kotak penalti lawan kepada para pemain.”

Sementara untuk di lini belakang, eks pelatih FC Barcelona dan Bayern Munich itu memberikan pujian kepada John Stones yang mampu menghalau serangan-serangan The Reds.

“John Stones mempunyai urusan pribadi (dengan Liverpool) daripada siapa pun di ruangan ini. Lebih banyak menguasai bola dibandingkan siapapun. Saya suka tipe pemain seperti itu.”

“Saya lega mempunyai dia. Dia telah berada dalam tekanan. Orang-orang mengkritiknya, tapi memang tidak mudah untuk bermain sebagai pemain bertahan dengan manajer seperti saya. Saya tidak ingin bermain bola-bola lambung ke depan dan (lebih memilih) mengumpan. Saya ingin dia membangun serangan dari 40 meter di belakang. Dengan segala kesalahan-kesalahan yang banyak Ia lakukan, saya menyukai John Stones.”