Berita Bola - Sir Alex Ferguson Akan Kembali Jadi Pelatih di Old Trafford - Liga Inggris

Gilabola.comSir Alex Ferguson dikabarkan akan segera kembali ke bangku pelatih di Old Trafford. Tenang, bukan untuk selamanya kok. Jose Mourinho tak perlu berdebar.

Legenda Sir Alex Ferguson akan kembali ke bangku pelatih Manchester United musim panas ini – tetapi menegaskan bahwa ia tidak menyesali keputusannya untuk pensiun.

Ferguson akan kembali ke wilayah teknis Old Trafford pada 4 Juni 2017 untuk menjadi pelatih tim Inggris XI yang akan melangsungkan laga testimonial bagi gelandang veteran MU, Michael Carrick.

Mantan Bos Man United itu sudah memenangkan 13 gelar Premier League, dua mahkota Liga Champions, lima Piala FA dan empat Piala Liga selama masa kepelatihannya sepanjang 26,5 tahun.

Tapi Ferguson, yang pada tanggal 4 Juni itu akan melatih skuad yang terdiri dari para mantan bintang United dari tim Premier League dan pemenang Liga Champions tahun 2008, mengatakan dia tidak menyesali keputusannya untuk mengundurkan diri pada tahun 2013.

“Saya pikir hal terbaik adalah bertemu para pemain, sejujurnya,” kata Ferguson. “Tidak ada [penyesalan memgambil keputusan pensiun]. Saya kehilangan laga-laga besar, tentu saja, tapi saya sudah membuat keputusan saya itu dan saya menikmatinya.

“Saya tidak perlu khawatir tentang kamu semua atau agen atau konferensi pers.”

Ferguson, bagaimanapun, mengungkapkan penyesalannya karena telah mencoret nama Park Ji-sung keluar dari skuad United yang memenangkan trofi Liga Champions 2008 atas Chelsea pada final di Moscow.

Dia mengatakan dia juga dirundung rasa penyesalan yang sama saat meninggalkan Dimitar Berbatov dari skuadnya tiga tahun kemudian, saat United ditundukkan 3-1 oleh Barcelona di final Stadion Wembley.

“Masalah saya di final 2008, mungkin keputusan yang saya sesali sampai hari ini, adalah saya mencoret nama Park Ji-sung sepenuhnya untuk final. Dia memainkan peranan besar dan itu jadi masalah ketika Anda sampai ke final ini.”

“Pada final Wembley, saya melakukannya untuk Dimitar Berbatov dan ia merasa sangat kecewa. Dia tidak pantas mendapatkannya. Tidak ada pemain yang layak untuk ditinggalkan saat final.”

“Itu sebabnya kami berusaha keras melalui seminar-seminar Eropa dengan para pelatih, untuk mencoba mengusulkan adanya 11 pemain pengganti di partai final.”

 

BAGIKAN