Sunderland lebih terkenal ketimbang MU

24

Sunderland melakukan terobosan bisnis di Afrika. Mereka menginvestasikan dana besar di Afrika selama dua tahun. Bekerja sama dengan organisasi non profit, Sunderland akan menyediakan kostum dan bola untuk sekolah-sekolah di Afrika. “Sunderland akan menjadi klub nomor satu di Afrika,” kata Aidan Heavey, Ketua Tullow Oil, organisasi yang bekerjasama dengan Sunderland. Menurut Heavey, anak-anak sekolah di […]

Sunderland melakukan terobosan bisnis di Afrika. Mereka menginvestasikan dana besar di Afrika selama dua tahun. Bekerja sama dengan organisasi non profit, Sunderland akan menyediakan kostum dan bola untuk sekolah-sekolah di Afrika.

“Sunderland akan menjadi klub nomor satu di Afrika,” kata Aidan Heavey, Ketua Tullow Oil, organisasi yang bekerjasama dengan Sunderland. Menurut Heavey, anak-anak sekolah di Afrika selalu menginginkan baju bola. Dan itu yang akan disediakan oleh Sunderland.

“Manchester United terbesar, tetapi Sunderland akan paling terkenal di Afrika,” tambahnya. Sunderland mengincar pasar Afrika karena jumlah penonton Liga Inggris di benua ini mencapai 300 juta. “Ini terobosan baru untuk bisnis tim,” ujar Ketua Sunderland, Ellis Short.

Short tak mau menyebut jumlah uang yang akan digunakan untuk sponsor tersebut. Namun dia yakin, dia akan mendapatkan sesuatu yang setimpal dengan pengeluarannya.

Musim lalu Sunderland hanya finish di peringkat 13 klasemen akhir Liga Inggris 2011-12. Musim ini tim berjuluk Kucing Hitam itu menargetkan masuk 10 besar.