Swansea Ingin Datangkan Striker Pengangguran

27

Manajer Swansea City, Bob Bradley mengaku sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan striker kawakan pengangguran kembali ke Liga Inggris.

Liga Inggris  - Swansea Ingin Datangkan Striker Pengangguran

Liga Inggris  - Swansea Ingin Datangkan Striker Pengangguran

 

Manajer Swansea City, Bob Bradley mengaku sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan striker kawakan pengangguran kembali ke Liga Inggris.

Bob Bradley mengaku ingin memperbaiki penampilan Swansea City khususnya di lini depan dengan mendatangkan Dimitar Berbatov. Saat ini Berbatov berstatus pengangguran pasca kontranya habis dengan klub asal Yunani, PAOK FC di akhir musim lalu.

Mantan penyerang Manchester United dan Tottenham Hotspur itu terakhir kali bermain bersama Fulham pada 2014. Bagi Bradley yang baru ditunjuk di awal bulan lalu mengindikasikan akan mengontrak eks penyerang tim nasional Bulgaria tersebut.

“Saya sebetulnya bertemu dia pada Mei kemarin dalam pertandingan selebrasi untuk Hristo Stoichkov di Sofia,” ujar Bradley.

“Saya beberapa kali bersua dia dan Berbatov tidak sabar untuk kembali ke Liga Inggris. Setiap orang di Swansea tahu itu jadi ketika rapat nama dia muncul. Tapi kita lihat bagaimana kedepannya nanti.”

“Dia berada dalam radar kami tapi banyak juga pemain yang berada dalam pengawasan kami.”

Sejak Bradley menggantikan Francesco Guidolin, The Swans baru meraih satu poin dari tiga laga Liga Inggris yang dilakoni. Namun demikian, pria asal Amerika Serikat itu berharap bisa meraih hasil positif kala menjamu Manchester United pada Minggu (06/11) WIB.

Bagi Bradley kegagalan-kegagalan kemarin disebabkan anak asuhnya gagal menghalau momen-momen kunci tim lawan.

“Dalam pertandingan, situasi berkembang sangat cepat dan anda harus memiliki kemampuan untuk membaca situasi seperti itu, untuk mencium bahaya dan bereaksi secara cepat.”

“Bagi saya, itu area yang menjadi kekurangan terbesar kami. Itu maksud saya ketika saya berkata bahwa para pemain memiliki kurang kepercayaan diri.”

“Para pemain berusaha untuk memberikan kontribusi tapi dalam hal mempercayai diri kami sendiri dalam momen-momen tertentu, itu yang harus diperbaiki.”