Ternyata Kapten Manchester United Pernah Nebeng AS Monaco Untuk Naik Gaji

Para pemain sepakbola yang kepengen naik gaji perlu belajar cara “memeras manajemen” dari kapten Manchester United Wayne Rooney. Pemain yang sedang terkena hukuman kartu merah itu terkenal suka minta naik gaji dengan berpura-pura akan minta pindah ke klub lain. Salah satu klub terkenal yang pernah dipakai nebeng adalah, konon, Chelsea. Belakangan ketahuan ternyata ia juga pernah […]

Liga Inggris  - Ternyata Kapten Manchester United Pernah Nebeng AS Monaco Untuk Naik Gaji

Para pemain sepakbola yang kepengen naik gaji perlu belajar cara “memeras manajemen” dari kapten Manchester United Wayne Rooney.

Pemain yang sedang terkena hukuman kartu merah itu terkenal suka minta naik gaji dengan berpura-pura akan minta pindah ke klub lain. Salah satu klub terkenal yang pernah dipakai nebeng adalah, konon, Chelsea.

Belakangan ketahuan ternyata ia juga pernah memanfaatkan klub AS Monaco untuk menaikkan gajinya seperti yang ia terima saat ini.

Menurut Wakil Presiden AS Monaco Vadim Vasilyev, klub Ligue 1 itu pernah nyaris merekrut Rooney dua musim panas lalu. Lihat kutipan dari The Metro ini:

‘Satu tahun yang lalu, kami sedang mendiskusikan salah satu pemain top di Liga Premier, pemain top Inggris. Itu hanya terjadi di atas meja. Kesempatan ini akhirnya tidak pernah terjadi, tapi saya pikir suatu hari kesempatan itu akan datang, bahwa itu akan menjadi kenyataan.”

Sulit untuk mengetahui apa yang mendasari klaim ini. Sudah cukup jelas bahwa Monaco tertarik. Terlebih lagi, jelas bahwa klub Perancis kaya raya itu akan memiliki cukup uang untuk menutup kesepakatan. Tapi apa motivasi Wayne Rooney? Apakah dia benar-benar suka pindah dalam jangka panjang ke Prancis, atau apakah ia memiliki motif tersembunyi?

Setelah menolak pindah ke Monaco, Wayne Rooney dalam selangsetengah tahun kemudian menandatangani kontrak lima tahun dengan Manchester United sebesar Rp 5,9 Milyar per minggu.

Itu berarti bahwa Wayne Rooney akan mendapatkan Rp 306 Milyar per tahun. Selama kontrak Manchester United yang terbaru ini, ia akan melubangi dompet klub sebesar Rp1,68 Trilyun. Ini adalah jumlah uang yang cukup mengejutkan uang dan negosiasi tampaknya dilakukan dengan penuh ketegangan.

Apakah mungkin bahwa Wayne memanipulasi ketertarikan Monaco untuk membantu meningkatkan harganya di depan Manchester United?

Dengan pelamar yang kuat secara finansial memburunya, The Red Devils dipaksa segera mengambil tindakan. Tanpa Monaco mengejar Rooney, klub Inggris itu mungkin akan mampu memaksanya turun harga untuk harga yang sedikit lebih terjangkau.

Apapun masalahnya, tampaknya kesempatan Monaco untuk merekrut Wayne Rooney sudah lama hilang.

Louis Van Gaal telah menjadikan Wayne Rooney sebagai kapten dan meskipun ada pemain baru seperti Angel Di Maria dan Radamel Falcao, dia masih menjadi tokoh kunci di Old Trafford.

Performanya mungkin sudah turun selama 12-18 bulan terakhir (yang mungkin sebagian besar disebabkan oleh posisi yang tidak sesuai), tapi dia selalu memiliki sesuatu bagi timnya.

Tidaklah mengejutkan jika Wayne Rooney akhirnya akan terus bermain bagi Manchester United sepanjang sisa hidupnya. Sampai suatu masa ketika fisiknya sudah tidak mendukung lagi dan ketika waktu itu tiba, gertakan-gertakannya mungkin sudah tidak mempan lagi di depan manajemen Old Trafford.

Sepakbola.cc