Ternyata Mario Balotelli Selama Ini Sudah ‘Salah Asuhan’

3

  Setelah banyak membuat prestasi lapangan dan berulah diluar lapangan, ternyata baru saat ini mulai terkuak satu rahasia dari sosok Mario Balotelli. Ternyata Super Mario selama ini sudah lama ‘salah asuhan’. Brendan Rodgers, sang Manajer Liverpool, menceritakan sebuah rahasia terkait latihan yang dijalaninya bersama dengan striker yang baru direkrut dari AC Milan, Mario Balotelli. Ia […]

Ternyata Mario Balotelli Selama Ini Sudah 'Salah Asuhan' - berita Liga Inggris

 

Setelah banyak membuat prestasi lapangan dan berulah diluar lapangan, ternyata baru saat ini mulai terkuak satu rahasia dari sosok Mario Balotelli. Ternyata Super Mario selama ini sudah lama ‘salah asuhan’.

Brendan Rodgers, sang Manajer Liverpool, menceritakan sebuah rahasia terkait latihan yang dijalaninya bersama dengan striker yang baru direkrut dari AC Milan, Mario Balotelli. Ia mengaku heran saat Balotelli menyatakan tak pernah bertahan dalam situasi corner di sepanjang masa karirnya.

Rodgers lantas menganggap hal tersebut adalah hasil dari asuhan yang salah dari para pelatih Balotelli terdahulu. Ia menilai bahwa Balotelli tak akan pernah dewasa jika tidak dibiasakan memikul tanggung jawab tambahan, termasuk dalam hal membantu pertahanan.

“Di sesi latihan bersama Liverpool, ia baru pertama kalinya turut bertahan dalam situasi tendangan sudut sepanjang karirnya. Yang benar saja, padahal ia adalah pemain yang sudah memenangkan tiga titel di Italia, Piala Liga, dan Liga Champions,” ujar pria asal Irlandia Utara tersebut sesuai rilis Guardian.

“Saya berkata, ‘anda harus menjaga lawan saat terjadi tendangan sudut’. Mario menjawab, ‘saya tak pernah mengawal lawan dalam situasi bola mati’. Saya minta ia melakukannya sejak sekarang. Pada akhirnya ia berhasil melakukan sapuan hebat (dalam laga kontra Tottenham akhir pekan lalu).”

Rodgers tak lupa menambahkan bahwa Balotelli akan semakin dewasa jika tidak diperlakukan istimewa, sesuatu yang selalu didapatkannya di klub-klub sebelumnya.

“Perlakukan dia seperti orang dewasa, lalu lihat apa yang terjadi. Mario adalah pemuda yang baik. Jika anda menyingkirkan sirkus yang mengelilingi hidupnya, ia akan lebih fokus terhadap sepakbola,” pungkas Rodgers.