Ternyata Slaven Bilic Dipecat Gara-gara Dimitri Payet

Wakil ketua West Ham Karren Brady klaim Slaven Bilic tak bisa move on dari kepergian Dimitri Payet dan membuatnya “kehabisan ide”.

Slaven Bilic

Sosok wakil ketua klub Liga Inggris, West Ham, Karren Brady mengklaim jika Slaven Bilic tidak pernah bisa move on dari kepergian Dimitri Payet dari klubnya dan akhirnya itu membuatnya sampai kehabisan ide.

Bilic dipecat oleh West Ham pada hari Senin menyusul awal musim Liga Inggris mereka yang buruk, dengan The Hammers terdampar di posisi 18 setelah memenangkan hanya dua dari 11 pertandingan pembukaan mereka.

Pelatih Kroasia itu bergabung dengan West Ham pada tahun 2015 dan membawa klub tersebut memiliki poin terbaiknya dalam sejarah di Premier League – 62 poin – selama musim pertamanya di klub, dengan Dimitri Payet merupakan tokoh instrumental setelah kedatangannya dari Marseille.

Tapi Payet, yang mencetak 15 gol dalam 60 penampilan, kembali ke Marseille pada Januari 2017 setelah memberitahu Bilic bahwa dia tidak akan lagi bermain untuk klub tersebut.

Dan kini Karren Brady mengklaim bahwa mantan manajer mereka itu sulit move on dari bintang Prancis itu, yang membuatnya kini kehilangan pekerjaannya.

“Dalam enam bulan pertamanya, ketika Dimitri Payet menginspirasi tim dengan kecemerlangannya, Bilic kadang tampak termenung, seolah-olah dia menganggap ini adalah sebuah keberuntungan dan mungkin tidak berlanjut,” kata Brady kepada The Sun.

“Dia tidak pernah bisa pulih setelah pemain tersebut melakukan mogok bermain dan kembali ke Marseille.”

“Dia mulai kehabisan ide karena sikap keras kepala tim terhadap perilaku Payet telah memudar dan kurang dari setahun kemudian manajer tersebut juga pergi.”

Mantan manajer Manchester United, Everton dan Sunderland, David Moyes ditunjuk sebagai pengganti Bilic dalam sebuah kesepakatan sampai akhir musim ini pada hari Selasa lalu.

Brady sebelumnya mengkritik Moyes atas komentar yang dia sampaikan terhadap seorang reporter wanita selama karirnya di Sunderland, namun dia yakin hal yang sama tidak akan terjadi selama masa jabatannya di West Ham.

“Beberapa bulan yang lalu saya menyoroti bahwa manajer Sunderland David Moyes memberikan reaksi yang tidak layak atas pertanyaan dari seorang reporter wanita,” kata Brady.

“Dia meminta maaf kepadanya dan saya menyambut baik kepindahannya ke klub kami dan tahu dia tidak akan berkomentar lagi.”

Sepakbola.cc