Terungkap Alasan Kenapa David de Gea Tolak Real Madrid

  • Diam-diam kiper David de Gea rupanya sempat melakukan negosiasi dengan Real Madrid. Hal itu yang membuat penawaran perpanjangan kontrak yang diajukan Manchester United belum juga disetujuinya.

Inilah berbagai perkembangan terkini berita transfer Real Madrid menjelang dibukanya jendela transfer musim panas, 1 Juli besok.

Liga Inggris  - Terungkap Alasan Kenapa David de Gea Tolak Real Madrid

Diam-diam kiper David de Gea rupanya sempat melakukan negosiasi dengan Real Madrid. Hal itu yang membuat penawaran perpanjangan kontrak yang diajukan Manchester United belum juga disetujuinya.

Tapi, kini semua teka-teki itu terjawab. Agen De Gea, Jorge Mendes, mengatakan negosiasi dengan Real Madrid sudah berakhir tanpa hasil. Kini pihaknya ingin segera membuka perundingan dengan MU untuk membahas perpanjangan kontrak. Soalnya kontrak De Gea akan berakhir Juni 2016.

Gagalnya perundingan dengan Real Madrid, menurut sejumlah media di Inggris, ditengarai karena nilai transfer dan gaji yang ditawarkan Real Madrid tidak sesuai dengan apa yang diharapkan si pemain dan agennya.

Namun, Jorge Mendes tidak mengungkapkan itu dalam pernyataannya. Dia hanya menegaskan bahwa tidak benar berita yang menyatakan De Gea sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Real Madrid. Justru sebaliknya, kata dia, De Gea akan segera berunding dengan MU untuk bahas perpanjangan kontrak.

“Saya tengah bernegosiasi dengan Manchester United tentang perpanjangan kontrak De Gea. Tidak benar mengenai kabar bahwa De Gea telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid. Saya tengah bernegosiasi dengan Manchester United untuk memperpanjang kontraknya,” kata Mendes kepada radio Spanyol, Cadena Ser.

“Dia masih memiliki satu tahun tersisa di kontraknya dan saya pikir dia akan tetap tinggal di Manchester. Memang benar bahwa ia yang akan memutuskan, namun pada saat ini dia merasa bahagia,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, MU menawarkan kontrak baru yang menggiurkan bagi De Gea. Yaitu gajinya dinaikkan dua kali lipat menjadi 140 ribu poundsterling per pekan, atau setara Rp2,7 miliar.