Berita Bola - Terungkap! FBI Pernah Selidiki Ancaman Mati Terhadap Pemilik Manchester United -

Rupanya pengambilalihan Manchester United oleh keluarga Glazer sampai melibatkan FBI. Sudah menjadi rahasia umum bahwa konglomerat asal Amerika ini dibenci oleh para pendukung United, bahkan ada yang mengancam akan membunuhnya!

Miliarder Glazer, yang juga memiliki klub NFL Tampa Bay Buccaneers, berhasil menyelesaikan akuisisi Manchester United pada tahun 2005.

Pria asal Amerika ini mengakuisisi klub MU senilai sekitar 1.4 milyar dollar, sebuah langkah yang akhirnya membuat sangat marah para pendukung United. Beberapa pendukung United bahkan membakar patung Glazer karena menentang pengambilalihan klub kesayangan mereka tersebut.

Dan FBI kini telah merilis lebih dari 120 halaman catatan (sebagian dihapus), termasuk rincian tentang ancaman melalui telepon dan email diarahkan pada Glazer dan keluarganya.

BACA JUGA  Arsene Wenger Sebut Tawaran PSG Sebagai Berita Palsu

Menurut laporan FBI, pada pagi hari 12 Mei 2005, hari di saat Glazer menjadi pemegang saham mayoritas, seorang penelpon pria dengan aksen Inggris mengontak markas Buccaneers dan mengakhiri panggilan dengan mengatakan ia berharap Glazer mati.

Laporan ini juga merinci bahwa beberapa jam kemudian, lagi-lagi seorang penelpon pria  berbicara dengan aksen Inggris mengidentifikasi dirinya sebagai anggota dari Manchester United Action Group dan memperingatkan bahwa keluarga Glazer akan berada dalam bahaya kecuali Glazer mundur dari akuisisi Manchester United.

Telepon lain datang pada hari berikutnya, dengan pria yang mengatakan ia adalah orang yang sama yang telah disebut sebelumnya dan bertanya, “Apakah Anda ingat saya?” Penelepon itu mengatakan ia tahu orang-orang yang “siap untuk mengambil tindakan terhadap Glazer,” dan terhadap orang lain yang namanya dihapus oleh FBI.

BACA JUGA  Arsenal Incar Empat Pemain Top Ini Untuk Gantikan Ozil, Sanchez

Penelepon itu mengatakan, “Aku memberimu peringatan lain” dan menetapkan batas waktu untuk Glazer untuk meninggalkan pengambilalihan Manchester United.

FBI mengeluarkan data telepon tersebut dari pengadilan sebagai bagian dari penyelidikan. Tapi catatan menunjukkan bahwa kasus itu ditutup tanpa penuntutan karena pemerintah tidak bisa meyakinkan sumber ancaman berasal.

Glazer meninggal pada 28 Mei 2014 pada usia 85 tahun setelah pertempuran panjang dengan penyakit.

Gibolers! Berikan komentar terbaikmu untuk berita bola ini!